Kasus Tukar Guling Aset Desa Belum Jelas, Warga Nolokerto Datangi Kejari Kendal

- Pewarta

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan warga Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, kembali mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendal untuk menagih kejelasan penanganan kasus dugaan korupsi tukar guling aset desa yang diduga melibatkan kepala desa setempat. (wawasannews.com /fuad)

Puluhan warga Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, kembali mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendal untuk menagih kejelasan penanganan kasus dugaan korupsi tukar guling aset desa yang diduga melibatkan kepala desa setempat. (wawasannews.com /fuad)

KENDAL, Wawasannews – Puluhan warga Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, kembali mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendal untuk menuntut kejelasan penanganan kasus dugaan korupsi tukar guling aset desa yang diduga melibatkan kepala desa setempat.

Kasus tersebut telah dilaporkan lebih dari satu tahun lalu. Namun hingga kini, warga mengaku belum mendapatkan informasi resmi terkait perkembangan penyelidikannya.

Ketua Forum Aspirasi Masyarakat Desa (FASMD) Nolokerto, Mukhalim, mengatakan kedatangan mereka kali ini membawa dua surat resmi. Masing-masing berisi permintaan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) serta permohonan informasi terkait progres penanganan perkara.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami hanya ingin transparansi. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan pada hukum,” ujarnya, Senin (3/11/2025).

Menurut Mukhalim, dugaan pelanggaran berkaitan dengan penyalahgunaan wewenang dan penjualan aset desa tanpa persetujuan bupati maupun gubernur. Selain itu, warga juga menyoroti potensi kerugian desa yang hingga kini belum pernah dijelaskan secara terbuka.

Baca Juga  Wamenkomdigi Nezar Patria: Kedaulatan Bangsa Kini Ditentukan di Ruang Digital

Ia menegaskan, jika tidak ada perkembangan berarti dalam waktu dekat, warga siap menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk tekanan moral kepada aparat penegak hukum.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kendal, Muhammad Agung Wibowo, membenarkan adanya laporan dari warga Nolokerto. Ia memastikan kasus tersebut sedang dalam penanganan dan telah masuk tahap penyelidikan.

“Sampai saat ini kami tetap berkomitmen menindaklanjuti laporan dari warga. Proses berjalan, dan sejumlah pihak telah kami mintai keterangan,” ujar Agung.

Agung menambahkan, tidak ada hambatan berarti dalam proses penyelidikan dan pihaknya menargetkan penyelesaian kasus tersebut dilakukan secepatnya agar memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. (fuad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris
Safari Ramadan di Polres Kendal Perkuat Sinergi Pemkab dan TNI-Polri Jaga Kamtibmas
Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa
Kampung Ramadhan 1447 H di RSI Kendal Jadi Destinasi Ngabuburit Favorit Warga
BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Duel Panas Madrid vs Benfica Warnai Playoff Liga Champions, Juventus di Ujung Tanduk
King MU Belum Terkalahkan Bersama Carrick, Tapi Standar Tinggi Belum Tercapai
12 Tim Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2025/2026, Bodo/Glimt Singkirkan Inter!

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:35

Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:26

Safari Ramadan di Polres Kendal Perkuat Sinergi Pemkab dan TNI-Polri Jaga Kamtibmas

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:19

Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:55

Kampung Ramadhan 1447 H di RSI Kendal Jadi Destinasi Ngabuburit Favorit Warga

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:26

BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru