10 Napi Dapat Remisi, Ceritakan Rencana Memulai Hidup Baru

- Pewarta

Selasa, 18 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forkopimda Kendal foto bersama sejumlah napi penerima remisi. (Istimewa/Wawasannews)

Forkopimda Kendal foto bersama sejumlah napi penerima remisi. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Sebanyak 10 narapidana di Lapas Kelas IIA Kendal dan Lapas Terbuka Kendal langsung menghirup udara bebas setelah menerima remisi pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8).

Remisi tersebut diserahkan dalam upacara HUT RI di Alun-alun Kendal. Para narapidana yang menerima pembebasan tampak duduk di kursi khusus bersama peserta upacara lainnya yang terdiri dari jajaran pejabat daerah dan tamu undangan.

Salah satu penerima remisi, Novel Arisandi, mengaku bersyukur bisa kembali berkumpul dengan keluarganya setelah menjalani hukuman lima tahun di Lapas Terbuka Kendal. “Alhamdulillah hari ini bisa bebas, bisa kembali ke keluarga lagi,” katanya seusai upacara.

Novel mengaku selama menjalani pembinaan di lapas memperoleh berbagai keterampilan, mulai dari pertanian, perikanan, hingga peternakan. Bekal tersebut akan dimanfaatkannya untuk memulai kehidupan baru setelah kembali ke kampung halamannya di Lampung.

“Di lapas diajari banyak hal, dari pertanian sampai perikanan,” ujarnya.

Setelah bebas, ia berencana pulang ke Lampung untuk berkumpul bersama istri dan anaknya serta membuka peluang usaha mandiri. “Setelah ini pulang ke Lampung, ada keluarga, anak, istri yang sudah menunggu,” tuturnya.

Penerima remisi lainnya, Adiros Setiani Pratama, juga menyampaikan rasa syukur karena bisa mengakhiri masa hukumannya dalam kasus psikotropika setelah menjalani pidana selama satu tahun. “Alhamdulillah tahun ini bisa bebas,” ucapnya.

Selama berada di lapas, Adiros mengatakan dirinya memperbanyak kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembinaan yang dijalani. “Di lapas saya ngaji, saya sudah bertaubat. Setelah ini pulang ke Boyolali,” katanya.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari yang bertindak sebagai inspektur upacara menyampaikan bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan para pahlawan yang mempertaruhkan jiwa, raga, harta, dan nyawa. Menurutnya, generasi muda perlu melanjutkan semangat perjuangan tersebut melalui pembangunan di berbagai bidang.

“Para pahlawan mempertaruhkan jiwa raganya, harta benda, tetesan darah, keringat, mempertaruhkan nyawanya,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kendal akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan daerah.

Pewarta: Redaksi
Editor: Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas
Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar
IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni
Warga Binaan Lapas Plantungan Belajar Restorative Justice dan Hak Hukum
Belajar dari Blora, Kendal Bidik Beras Organik untuk Angkat Ekonomi Petani
SMA NU 05 Brangsong Gelar Padispintal, Bentuk Siswa Disiplin dan Berjiwa Kepemimpinan
Mahfud Sodiq dan Forwaken Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang di Anak Krakatau
Bidpropam Polda Jateng Gelar Baksos Air Bersih untuk Warga Desa Tejorejo

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:37

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas

Rabu, 30 September 2026 - 13:00

Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Selasa, 29 September 2026 - 17:00

IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni

Selasa, 29 September 2026 - 13:27

Warga Binaan Lapas Plantungan Belajar Restorative Justice dan Hak Hukum

Minggu, 27 September 2026 - 16:29

Belajar dari Blora, Kendal Bidik Beras Organik untuk Angkat Ekonomi Petani

Berita Terbaru

Secret Link