Golkar Kendal Tegaskan Dugaan Kasus Kader Tak Terkait Partai

- Pewarta

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bendera Partai Golongan Karya (Golkar) sebagai simbol partai politik yang tengah menjadi sorotan terkait klarifikasi dugaan kasus yang melibatkan salah satu kader di Kabupaten Kendal. Foto : Wawasannews.com

Ilustrasi bendera Partai Golongan Karya (Golkar) sebagai simbol partai politik yang tengah menjadi sorotan terkait klarifikasi dugaan kasus yang melibatkan salah satu kader di Kabupaten Kendal. Foto : Wawasannews.com

KENDAL, Wawasannews.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Kendal memberikan klarifikasi terkait dugaan kasus penggelapan dana nasabah koperasi yang menyeret nama salah satu kadernya, Mora Sandi Purwandoyo.

Ketua DPD Partai Golkar Kendal, Bagus Bimo Alit, membenarkan bahwa yang bersangkutan merupakan kader sekaligus anggota partai. Namun demikian, ia menegaskan bahwa persoalan yang tengah menjadi perhatian publik tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan institusi partai.

“Benar, yang bersangkutan merupakan kader kami. Namun, permasalahan tersebut merupakan urusan pribadi dan tidak ada hubungannya dengan partai,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3/2026).

Bagus Bimo juga menegaskan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum. Ia memastikan Partai Golkar tidak akan melakukan intervensi dalam persoalan hukum yang menimpa kadernya.

“Partai bersikap profesional dan tidak ikut campur dalam urusan pribadi kader. Kami menghormati setiap proses hukum yang berlaku,” tambahnya.

Meski demikian, pihaknya tetap akan memantau perkembangan kasus tersebut, terutama berkaitan dengan dampaknya terhadap nama baik partai di tengah masyarakat.

Sebelumnya, nama Mora Sandi Purwandoyo mencuat dalam dugaan penggelapan dana simpanan nasabah Koperasi Bhakti Makmur Jaya yang berada di Kecamatan Boja. Sejumlah nasabah dilaporkan belum dapat mencairkan dana mereka dengan nilai bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Kondisi tersebut sempat memicu aksi warga yang mendatangi kantor koperasi hingga kediaman yang bersangkutan guna menuntut kejelasan dan pengembalian dana mereka.

Hingga saat ini, belum terdapat keterangan resmi dari Mora Sandi Purwandoyo terkait dugaan yang dialamatkan kepadanya.

 

Pewarta : Cahya

Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dusun Sono Dibidik Jadi Kampung Sukun, Panen Ditarget 3–4 Tahun Lagi
Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas
243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas
Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi
Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar
Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026
Celurit 2 Meter dan Corbek 1,5 Meter Disita, Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Kendal
IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:21

Dusun Sono Dibidik Jadi Kampung Sukun, Panen Ditarget 3–4 Tahun Lagi

Rabu, 30 September 2026 - 16:56

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas

Rabu, 30 September 2026 - 16:37

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas

Rabu, 30 September 2026 - 15:29

Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 13:00

Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Berita Terbaru

Secret Link