Semarang, Wawasannews.com – Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (PW MES) Jawa Tengah menggelar Seminar Nasional dan Musyawarah Wilayah (Muswil) Ke-V di MG Setos Hotel Semarang. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pengurus Pusat MES, akademisi, praktisi ekonomi syariah, pemerintah daerah, perbankan syariah, pelaku UMKM halal, komunitas, serta stakeholder pengembangan ekonomi syariah lainnya.
Muswil Ke-V PW MES Jawa Tengah mengangkat penguatan kelembagaan dan percepatan pembangunan ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Forum tersebut juga menjadi agenda konsolidasi organisasi dan penyusunan arah kebijakan PW MES Jawa Tengah untuk lima tahun mendatang.
Dalam agenda Musyawarah Wilayah, peserta forum secara mufakat menetapkan Rezza Arief Budy Artha sebagai Ketua Umum PW MES Jawa Tengah periode 1447–1452 H / 2026–2031 M.
Proses pemilihan Ketua Umum berlangsung secara demokratis dan tertib. Tim Formatur Musyawarah Pemilihan Ketua Umum dipimpin Kukrit Suryo Wicaksono selaku perwakilan Pengurus Pusat MES. Kukrit menyampaikan apresiasi atas jalannya Muswil yang dinilai berlangsung kondusif dan mencerminkan semangat ukhuwah serta profesionalisme organisasi.
“Musyawarah Wilayah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan regenerasi kepemimpinan MES Jawa Tengah. Kami berharap kepengurusan yang baru mampu menghadirkan inovasi, memperluas kolaborasi, serta memperkuat kontribusi nyata ekonomi syariah bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Kukrit Suryo Wicaksono.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat MES, Ari Permana, menyampaikan Jawa Tengah memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekonomi syariah nasional. Menurutnya, potensi yang dimiliki Jawa Tengah perlu dioptimalkan melalui sinergi lintas sektor dan penguatan kelembagaan ekonomi umat.
“Kami mengapresiasi semangat dan kontribusi PW MES Jawa Tengah selama ini dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah. Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam sektor UMKM halal, koperasi syariah, industri kreatif halal, hingga pengembangan ekonomi pesantren. Oleh karena itu, kepengurusan baru diharapkan mampu mempercepat transformasi ekonomi syariah yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Ari Permana.
Ari Permana juga menekankan pentingnya penguatan literasi ekonomi dan keuangan syariah di tengah masyarakat agar ekonomi syariah tidak hanya berkembang secara institusional, tetapi juga menjadi budaya ekonomi masyarakat.
Ketua Umum PW MES Jawa Tengah periode sebelumnya, Dr. Nyata Nugraha, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, panitia, dan mitra strategis yang telah mendukung perjalanan organisasi selama masa kepemimpinannya. Ia menyebut kepengurusan sebelumnya telah menjalankan berbagai program, mulai dari penguatan literasi ekonomi syariah, pendampingan UMKM halal, pengembangan koperasi syariah, hingga kolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga pendidikan.
“MES Jawa Tengah harus terus menjadi rumah besar perjuangan ekonomi syariah yang inklusif dan kolaboratif. Kami percaya kepemimpinan baru akan membawa semangat baru untuk memperluas kontribusi MES bagi masyarakat dan pembangunan ekonomi daerah,” tutur Dr. Nyata Nugraha.
Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Umum PW MES Jawa Tengah terpilih, Rezza Arief Budy Artha menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan peserta Muswil. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran MES Jawa Tengah sebagai pusat kolaborasi pengembangan ekonomi syariah yang adaptif dan inovatif.
Rezza Arief Budy Artha menyampaikan kepengurusan baru akan fokus pada penguatan program pemberdayaan ekonomi umat, pengembangan koperasi syariah, digitalisasi UMKM halal, penguatan industri halal daerah, pengembangan ekonomi pesantren, serta peningkatan sinergi strategis dengan berbagai pihak.
“Kami ingin MES Jawa Tengah menjadi organisasi yang hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penguatan ekonomi syariah tidak hanya berbicara mengenai sektor keuangan, tetapi juga menyangkut pemberdayaan masyarakat, penguatan UMKM, pengembangan industri halal, serta peningkatan kesejahteraan umat secara menyeluruh,” pungkasnya.
Pewarta : Cahya
Editor : Riyadi









