Menlu RI Imbau WNI di Iran Tetap Waspada di Tengah Aksi Demonstrasi

- Pewarta

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri RI Sugiono memberikan keterangan pers kepada awak media usai Pernyataan Pers Tahunan Menlu (PPTM) 2026 di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, terkait imbauan kewaspadaan bagi WNI di Iran menyusul dinamika situasi keamanan. (Istimewa/Wawasannews)

Menteri Luar Negeri RI Sugiono memberikan keterangan pers kepada awak media usai Pernyataan Pers Tahunan Menlu (PPTM) 2026 di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, terkait imbauan kewaspadaan bagi WNI di Iran menyusul dinamika situasi keamanan. (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau perkembangan situasi keamanan menyusul aksi demonstrasi yang berlangsung di sejumlah wilayah negara tersebut dalam beberapa pekan terakhir.

Menlu menjelaskan, sebagian besar WNI di Iran merupakan pelajar yang terkonsentrasi di Kota Qom dan Isfahan. Kedua wilayah tersebut diketahui bukan menjadi pusat utama aksi demonstrasi, sehingga hingga kini dampaknya terhadap WNI relatif terbatas.

“Berdasarkan laporan terakhir, WNI di Iran mayoritas adalah pelajar yang berada di Qom dan Isfahan. Dari informasi yang kami terima, tidak banyak WNI yang terdampak langsung, namun dinamika situasi tetap kita cermati,” ujar Sugiono usai menghadiri Pernyataan Pers Tahunan Menlu (PPTM) 2026 di Ruang Palapa, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga  SNBP 2026 Segera Dibuka, Berikut Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Menlu menegaskan pentingnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap imbauan keamanan. Ia meminta WNI untuk menghindari lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi titik aksi demonstrasi.

“Kami tetap mengimbau seluruh WNI di Iran agar waspada, memperhatikan perkembangan situasi, serta menghindari tempat-tempat atau titik-titik demonstrasi,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Kementerian Luar Negeri RI telah menginstruksikan Duta Besar RI untuk Iran, Roy Sumirat, agar menyiapkan berbagai skenario penanganan, termasuk langkah evakuasi jika sewaktu-waktu diperlukan.

“Saya sudah menyampaikan kepada Dubes kita di Teheran untuk mempersiapkan langkah-langkah apabila evakuasi perlu dilakukan,” jelas Sugiono.

Namun hingga saat ini, pemerintah Indonesia belum menetapkan keputusan evakuasi WNI. Menlu menilai situasi di sejumlah kota masih terus dipantau dan belum menunjukkan kondisi yang mengharuskan langkah tersebut.

Baca Juga  75 Peserta LAPP Disiapkan Kemenag Tempuh Studi Pascasarjana ke Luar Negeri

Gelombang demonstrasi di Iran diketahui berlangsung sejak 28 Desember 2025, dipicu oleh meningkatnya tekanan ekonomi dan krisis biaya hidup. Pemerintah Indonesia mencatat terdapat sekitar 386 WNI di Iran, dengan mayoritas berstatus pelajar.

Pemerintah RI memastikan perlindungan dan keselamatan WNI di luar negeri tetap menjadi prioritas utama, seiring dengan pemantauan intensif terhadap perkembangan situasi keamanan di Iran. (ucl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pendaftaran Diperpanjang, Try Out Nasional UTBK–SNBT 2026 FLF Siap Dampingi Santri dan Pelajar NU Tembus PTN Unggulan
Ketua DPRD Kendal Tekankan Hubbul Wathan dalam Upacara HUT RI Versi Hijriyah di Ponpes Salafiyah
Kemenag Dorong Peningkatan Kualitas Dosen PTK melalui Beasiswa dan Program Riset Indonesia Bangkit
Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris
Safari Ramadan di Polres Kendal Perkuat Sinergi Pemkab dan TNI-Polri Jaga Kamtibmas
Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa
Kampung Ramadhan 1447 H di RSI Kendal Jadi Destinasi Ngabuburit Favorit Warga
BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:29

Pendaftaran Diperpanjang, Try Out Nasional UTBK–SNBT 2026 FLF Siap Dampingi Santri dan Pelajar NU Tembus PTN Unggulan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:06

Ketua DPRD Kendal Tekankan Hubbul Wathan dalam Upacara HUT RI Versi Hijriyah di Ponpes Salafiyah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:55

Kemenag Dorong Peningkatan Kualitas Dosen PTK melalui Beasiswa dan Program Riset Indonesia Bangkit

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:35

Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:19

Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa

Berita Terbaru