BPOM Gandeng Influencer Perangi Kosmetik Ilegal Jelang Akhir Tahun

- Pewarta

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPOM, Taruna Ikrar saat sesi doorstop usai acara konferensi pers di Kantor BPOM Jakarta, Selasa (9/12/2025). ( Istimewa/Wawasannews)

Kepala BPOM, Taruna Ikrar saat sesi doorstop usai acara konferensi pers di Kantor BPOM Jakarta, Selasa (9/12/2025). ( Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mendorong peran aktif para influencer dan kreator digital untuk membantu menekan peredaran kosmetik ilegal yang kembali meningkat jelang akhir tahun. Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menegaskan bahwa edukasi publik melalui konten kreatif sangat dibutuhkan mengingat masih banyak masyarakat yang mudah terpengaruh promosi menyesatkan.

 

Dalam konferensi pers di Kantor BPOM Jakarta, Selasa (9/12/2025), Taruna menyampaikan bahwa kolaborasi dengan influencer menjadi strategi penting untuk memperluas jangkauan edukasi mengenai kosmetik aman. “Kita harapkan para influencer bisa memberikan bantuan kepada BPOM untuk memberikan edukasi yang kreatif, membangun, dan benar. Terutama menjelang akhir tahun ketika promosi kosmetik meningkat,” ujarnya.

Baca Juga  PN Kendal Gelar Sidang Tuntutan Kasus Pembunuhan Berencana

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Taruna mengungkapkan, keterlibatan publik telah diatur dalam Peraturan BPOM Nomor 16 Tahun 2025, termasuk dorongan agar influencer menyampaikan informasi pengawasan secara akurat namun tetap menarik. Hal ini semakin relevan setelah BPOM menemukan potensi kerugian ekonomi mencapai lebih dari Rp1,8 triliun akibat kosmetik ilegal selama intensifikasi pengawasan 10–21 November 2025.

 

“Kalau dampaknya sampai menyebabkan penyakit atau gangguan kesehatan, bahkan gangguan jiwa, itu bahaya betul,” tegasnya.

 

Pada kesempatan yang sama, BPOM turut mengingatkan masyarakat untuk aktif melaporkan temuan produk mencurigakan melalui Halo BPOM 150533 atau layanan pengaduan di seluruh balai POM. “Atensi kami sangat besar terhadap keselamatan dan keamanan masyarakat,” kata Taruna.

Baca Juga  Gedung Baru KPU Kendal Diresmikan, Dibangun dari Dana Reward BTN atas Pengelolaan Hibah Pilkada 2024

 

Senada dengan itu, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Fitria Agustina, menilai influencer memiliki peran strategis dalam mengingatkan pelaku usaha agar tidak mempromosikan produk berbahaya. Menurutnya, masih banyak produsen yang mengabaikan aspek keamanan demi keuntungan.

 

“Influencer bisa mengedukasi pelaku usaha, jangan ngono-ngono gitu loh. Mereka harus paham impact-nya,” ujarnya.

 

Fitria menambahkan bahwa risiko kandungan kosmetik berbahaya bukan hanya merugikan konsumen, tetapi memengaruhi kesehatan masyarakat secara luas. “Kalau isinya bahaya, dampaknya ke masyarakat itu besar sekali,” tegasnya. (ucl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris
Safari Ramadan di Polres Kendal Perkuat Sinergi Pemkab dan TNI-Polri Jaga Kamtibmas
Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa
Kampung Ramadhan 1447 H di RSI Kendal Jadi Destinasi Ngabuburit Favorit Warga
BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Duel Panas Madrid vs Benfica Warnai Playoff Liga Champions, Juventus di Ujung Tanduk
King MU Belum Terkalahkan Bersama Carrick, Tapi Standar Tinggi Belum Tercapai
12 Tim Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2025/2026, Bodo/Glimt Singkirkan Inter!

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:35

Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:26

Safari Ramadan di Polres Kendal Perkuat Sinergi Pemkab dan TNI-Polri Jaga Kamtibmas

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:19

Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:55

Kampung Ramadhan 1447 H di RSI Kendal Jadi Destinasi Ngabuburit Favorit Warga

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:26

BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru