BGN Tegaskan Tak Ada Kebijakan Pengadaan Susu di Program Makan Bergizi

- Pewarta

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyiapkan paket makanan dalam Program Makan Bergizi (MBG) di dapur pelayanan. (Istimewa/Wawasannews)

Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyiapkan paket makanan dalam Program Makan Bergizi (MBG) di dapur pelayanan. (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Prof Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan kebijakan khusus terkait pengadaan susu dalam Program Makan Bergizi (MBG).

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya dugaan penipuan dengan modus jual beli susu untuk kebutuhan MBG secara daring di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

“Sejauh ini, BGN tidak pernah mengeluarkan kebijakan pengadaan susu secara khusus. Kami juga tidak pernah mewajibkan produk tertentu dalam program makan bergizi,” ujar Prof Dadan dalam perbincangan bersama RRI Pro3, Minggu (25/1/2026).

Menurutnya, menu susu dalam program MBG tidak bersifat wajib. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat menggantinya dengan sumber protein dan kalsium lain sesuai ketersediaan daerah masing-masing.

“Jika mengalami kesulitan pengadaan susu, bisa diganti dengan bahan lain, seperti ikan bertulang lunak, brokoli, maupun daun kelor. Pengganti susu cukup banyak, terutama dari sumber protein,” jelasnya.

Prof Dadan menambahkan, pemberian susu dalam program MBG hanya dianjurkan di wilayah yang memiliki peternakan sapi perah. Hal ini bertujuan agar program tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi para peternak lokal.

“Susu diberikan di daerah yang memiliki sapi perah, supaya hasil produksi peternak bisa terserap dan mereka merasakan manfaat program MBG. Kalau belum ada sapi perah, SPPG tidak memaksakan menu susu,” terangnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pamekasan menyatakan belum menerima laporan resmi terkait adanya penipuan jual beli susu untuk kebutuhan MBG.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Ahmad Syamlan, mengatakan selama ini pihaknya masih menemukan penggunaan produk susu bermerek yang sudah dikenal masyarakat.

“Belum ada laporan. Biasanya kalau ada kasus seperti pembelian susu melalui media sosial, informasinya cepat menyebar. Dari hasil pemantauan kami di lapangan, susu MBG yang digunakan bermerek dan dikenal masyarakat,” ujarnya.

Dengan klarifikasi tersebut, BGN berharap masyarakat dan pelaksana program di daerah lebih waspada terhadap praktik penipuan yang mengatasnamakan program MBG, sekaligus tetap menjalankan program sesuai ketentuan yang berlaku. (zdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pemekaran Brebes Selatan Masuk Babak Baru, Musyaffa: Langkah Nyata Percepat Pelayanan dan Kemandirian Ekonomi
Ribuan Warga Antusias Terima Ayam Gratis, Polres Kendal Hadir Berikan Pelayanan Aksi Damai Peternak
Kapolres Kendal Kunjungi Panti Asuhan Muhammadiyah Sutejo, Perkuat Sinergi Polisi dan Masyarakat
1.247 Peternak Kendal Demo, Ketua DPRD Desak Harga Pakan Turun dan Telur Naik
Sensus Ekonomi 2026 di Kendal Capai 86,67 Persen, BPS Masih Kejar Pendataan hingga Tuntas
Peternak Ayam Petelur Kendal Bagi-bagi 15.000 Ayam, Desak Pemerintah Atasi Harga Pakan
PAN Kendal Mulai Susun Strategi Pemenangan Pemilu 2029, Enam Dapil Siapkan Program
Kapolres Kendal Sambangi Panti Asuhan Muhammadiyah Sutejo, Beri Santunan dan Motivasi Anak Yatim

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:43

Pemekaran Brebes Selatan Masuk Babak Baru, Musyaffa: Langkah Nyata Percepat Pelayanan dan Kemandirian Ekonomi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:54

Ribuan Warga Antusias Terima Ayam Gratis, Polres Kendal Hadir Berikan Pelayanan Aksi Damai Peternak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:40

Kapolres Kendal Kunjungi Panti Asuhan Muhammadiyah Sutejo, Perkuat Sinergi Polisi dan Masyarakat

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:53

1.247 Peternak Kendal Demo, Ketua DPRD Desak Harga Pakan Turun dan Telur Naik

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:15

Peternak Ayam Petelur Kendal Bagi-bagi 15.000 Ayam, Desak Pemerintah Atasi Harga Pakan

Berita Terbaru

Ilustrasi gambar

Opini

Mengapa Kita Begitu Takut pada Masa Depan?

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:28

Secret Link