BGN Optimalkan Anggaran Rp268 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis

- Pewarta

Selasa, 17 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan keterangan kepada wartawan usai bertemu dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (17/3/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan keterangan kepada wartawan usai bertemu dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (17/3/2026). (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengoptimalkan penggunaan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp268 triliun sebagai bagian dari langkah efisiensi di tengah dinamika krisis global yang berdampak pada kondisi ekonomi nasional.

Di kutip dari antaranews, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan pihaknya tidak menggunakan dana siaga sebesar Rp63 triliun dalam tahap awal pengelolaan anggaran. Fokus utama BGN saat ini adalah memaksimalkan pemanfaatan pagu anggaran yang telah tersedia agar lebih efektif dan tepat sasaran.

“Menyikapi fenomena global, terutama terkait energi dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia, kami sedang melakukan berbagai perhitungan agar bisa berkontribusi dalam menghadapi kondisi krisis. Kami juga perlu memiliki sense of crisis sehingga penggunaan anggaran harus lebih efisien,” ujar Dadan di Jakarta, Selasa (18/3/2026).

Baca Juga  Lima Korban Longsor Situkung Ditemukan, Tim Opsar Hadapi Medan Berair dan Labil

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, dari total pagu anggaran Rp268 triliun tersebut, BGN akan melakukan perhitungan kembali untuk menentukan batas maksimal penggunaan dana yang benar-benar diperlukan dalam pelaksanaan program MBG.

Langkah efisiensi juga dilakukan dengan mengurangi berbagai kegiatan yang dinilai tidak terlalu krusial agar anggaran dapat difokuskan pada pelaksanaan program utama.

Selain pengelolaan anggaran, BGN juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di sejumlah daerah. Salah satunya dengan menghentikan sementara operasional 62 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai tidak memenuhi standar penyajian menu selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.

“Setidaknya ada 62 SPPG yang kami tutup sementara karena tidak sesuai dalam memberikan menu, baik dari sisi kualitas maupun kelayakan penyajian,” jelasnya.

Baca Juga  The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis

Dadan menyebutkan, jumlah tersebut sebenarnya sangat kecil jika dibandingkan dengan total lebih dari 25 ribu SPPG yang saat ini menjalankan program MBG di berbagai wilayah Indonesia.

Namun, kasus tersebut sempat menjadi perhatian publik karena viral di media sosial. Ia menyebut fenomena itu sebagai vocal minority, yakni kasus kecil yang mendapat sorotan besar dibandingkan pelaksanaan program secara keseluruhan.

“Padahal yang menjalankan dengan baik jauh lebih banyak. Kami ingin jumlah yang bermasalah semakin kecil, sehingga yang terlihat adalah keberhasilan program yang dijalankan oleh sebagian besar SPPG,” katanya.

BGN menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. (red)

Baca Juga  Jelang Akhir Tahun, Sungai Kendal Kembali Dipenuhi Sampah Usai Hujan Deras

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

China Tegaskan Komunikasi dengan AS Tetap Berjalan Meski Kunjungan Trump ke Beijing Ditunda
BRI Santuni 8.500 Anak Yatim di Seluruh Indonesia pada Ramadan 1447 H
Jelang Mudik Lebaran, Pemkot Pekalongan Periksa Kesehatan Sopir Bus
Pemkab Magelang Sambut 250 Pemudik Program Mudik Gratis di Terminal Secang
Kompolnas Tinjau Kesiapan Operasi Ketupat Candi 2026 di Polres Kendal
Gubernur Jateng: Tradisi Mudik Dorong Perputaran Ekonomi Daerah
Bupati Kendal dan Gubernur Jateng Lepas Pemudik Program Mudik Gratis 2026 di TMII
Investor Furnitur Global Bangun Pabrik di KEK Kendal, Serap Hingga 6.000 Tenaga Kerja

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:34

China Tegaskan Komunikasi dengan AS Tetap Berjalan Meski Kunjungan Trump ke Beijing Ditunda

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:27

BGN Optimalkan Anggaran Rp268 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:18

BRI Santuni 8.500 Anak Yatim di Seluruh Indonesia pada Ramadan 1447 H

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:12

Jelang Mudik Lebaran, Pemkot Pekalongan Periksa Kesehatan Sopir Bus

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Magelang Sambut 250 Pemudik Program Mudik Gratis di Terminal Secang

Berita Terbaru