KENDAL, Wawasannews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kendal yang sempat terhenti selama beberapa hari dipastikan kembali berjalan normal. Seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sebelumnya menghentikan layanan akan kembali beroperasi mulai Kamis (5/2/2026).
Kepastian tersebut disampaikan Koordinator SPPG Kabupaten Kendal, Muhammad Faris Maulana, menyusul telah cairnya anggaran operasional yang sebelumnya mengalami kendala.
“Alhamdulillah, anggarannya sudah cair tadi malam. Mulai besok, seluruh SPPG yang sempat berhenti kami pastikan kembali beroperasi,” ujar Faris saat dikonfirmasi, Rabu (3/2/2026).
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Diketahui, penghentian sementara program MBG terjadi akibat keterlambatan pencairan anggaran di tingkat pengelola SPPG. Di Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu, misalnya, penyaluran MBG sempat terhenti selama sepekan sejak 29 Januari 2026.
Salah seorang warga Mororejo, Fitri, mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah menyampaikan informasi terkait penghentian sementara program tersebut.
“Dari sekolah disampaikan kalau MBG sementara berhenti karena anggarannya belum cair,” tuturnya.
Selain di Mororejo, kabar penghentian sementara MBG juga ramai diperbincangkan di media sosial. Salah satunya menyebutkan bahwa SPPG di Desa Kalirejo, Kecamatan Kangkung, menghentikan layanan per 3 Februari 2026 karena kendala anggaran.
Menanggapi hal itu, Faris membenarkan adanya gangguan layanan di sejumlah titik. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut hanya bersifat sementara dan tidak berdampak jangka panjang.
“Sekitar 24 SPPG sempat berhenti sementara. Tapi ini bukan penghentian permanen. Hari ini teman-teman sudah mulai belanja bahan makanan seperti sayur dan kebutuhan lainnya untuk dimasak dan dibagikan besok,” jelasnya.
Faris juga menepis anggapan bahwa program MBG dihentikan. Menurutnya, program tersebut tetap menjadi prioritas pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak di Kabupaten Kendal.
“Program ini tetap berjalan. Kendala kemarin hanya teknis administrasi, dan sekarang sudah kami selesaikan,” tegasnya.
Dengan kembali beroperasinya seluruh SPPG, penyaluran Makan Bergizi Gratis kepada para penerima manfaat diharapkan dapat kembali berjalan lancar dan optimal seperti sebelumnya. (Zdl)








