KENDAL, Wawasannews.com – Penataan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. DPRD Kendal menekankan pentingnya efektivitas kerja, integritas, dan sinergi antarlembaga setelah Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari melantik 17 pejabat baru.
Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq menyampaikan hal tersebut seusai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 17 pejabat di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Kamis (22/10/2026).
Menurut Mahfud, rotasi dan penyegaran jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan. Namun, langkah tersebut perlu diikuti peningkatan kinerja agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya melalui pelayanan publik yang lebih responsif, efektif, dan akuntabel.
“Atas nama Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Kendal, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada 17 pejabat yang baru dilantik. Pelantikan dan rotasi jabatan hari ini merupakan bagian dari dinamika serta penyegaran organisasi yang sangat krusial demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang responsif, efektif, dan akuntabel,” ujar Mahfud.
Ia menegaskan, pejabat yang menerima amanah baru harus mampu menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing. Selain menjaga integritas, para pejabat juga diharapkan memperkuat koordinasi agar program pemerintah daerah berjalan optimal.
Dari 17 pejabat yang dilantik, terdapat dua pejabat pimpinan tinggi pratama atau setingkat kepala organisasi perangkat daerah (OPD), 11 pejabat administrator, dan empat pejabat pengawas.
Dua pejabat pimpinan tinggi pratama yang mengalami rotasi yakni Toni Ari Wibowo, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkop UKM), kini dipercaya memimpin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal sebagai pelaksana harian.
Sementara itu, Ratna Mustikaningsih yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kendal kini mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA).
Mahfud memberikan perhatian khusus terhadap kedua posisi tersebut karena berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari kesiapsiagaan menghadapi bencana hingga penguatan ketahanan keluarga dan perlindungan anak.
“Kepada Bapak Toni Ari Wibowo di BPBD Kendal, kami berharap kesiapsiagaan dan penanganan bencana semakin sigap melayani masyarakat. Begitu pula Ibu Ratna Mustikaningsih di DP2KBP2PA, kami menitipkan amanah besar terkait penguatan ketahanan keluarga dan perlindungan anak di Kendal,” katanya.

Menurutnya, pelayanan kebencanaan membutuhkan kesiapan personel, koordinasi, serta kecepatan dalam merespons kondisi darurat. Sementara itu, urusan pengendalian penduduk, keluarga berencana, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak memerlukan program yang tepat sasaran serta koordinasi lintas sektor.
Karena itu, DPRD Kendal berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawabnya. Evaluasi kinerja juga menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan program sesuai kebutuhan masyarakat.
Mahfud menegaskan, DPRD Kendal siap menjalankan peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah sekaligus mengawal pelaksanaan program pembangunan agar berjalan sesuai tujuan.
“DPRD Kendal sebagai mitra strategis siap mendukung penuh serta mengawal setiap program pembangunan agar roda pemerintahan bergerak lebih cepat, inovatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Kendal,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menjelaskan, pelantikan tersebut merupakan kelanjutan dari proses mutasi dan hasil uji kompetensi yang telah dilaksanakan sebelumnya. Sejumlah pengisian jabatan baru dapat diselesaikan setelah melalui tahapan administrasi dan penyesuaian kelembagaan. (red)






