Curah Hujan Tinggi, Banjir Rendam Permukiman, Sekolah, dan Rumah Sakit di Kendal

- Pewarta

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga melintasi genangan banjir yang merendam kawasan permukiman di Kota Kendal, Jawa Tengah, Kamis (15/1/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Warga melintasi genangan banjir yang merendam kawasan permukiman di Kota Kendal, Jawa Tengah, Kamis (15/1/2026). (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Kendal hampir seharian penuh memicu meluapnya Sungai Kendal dan menyebabkan banjir di sejumlah wilayah perkotaan, Kamis (15/1/2026). Luapan air sungai berdampak pada kawasan permukiman padat penduduk, fasilitas pendidikan, hingga layanan kesehatan, dengan ketinggian genangan mencapai sekitar 70 sentimeter di titik-titik terparah.

Wilayah yang terdampak signifikan berada di Kelurahan Pegulon dan Patukangan. Permukiman yang berada di sepanjang bantaran Sungai Kendal ini terendam air setinggi lutut orang dewasa, sehingga aktivitas warga terganggu dan sebagian perabot rumah tangga mengalami kerusakan. Warga setempat menyebut kawasan tersebut memang kerap menjadi titik rawan banjir saat hujan deras berkepanjangan.

Luapan Sungai Kendal mulai terjadi sejak Rabu malam setelah hujan turun sejak siang hingga Kamis dini hari. Peningkatan debit air yang cepat membuat aliran sungai tidak tertampung dan meluber ke lingkungan sekitar. Kondisi ini mempertegas perlunya pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) secara terpadu agar risiko banjir dapat ditekan.

“Setiap hujan deras kami selalu waswas. Air cepat masuk ke rumah,” ujar Sunarti, warga Kelurahan Pegulon, menggambarkan situasi yang kerap berulang di wilayah tersebut.

Selain rumah warga, banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum. Rumah Sakit Darul Istiqomah di Kaliwungu dilaporkan sempat tergenang, sementara beberapa sekolah memilih meliburkan kegiatan belajar mengajar dan menerapkan pembelajaran dari rumah demi keselamatan siswa.

Genangan air juga muncul di Jalur Pantura wilayah Kota Kendal. Meski ketinggiannya relatif rendah, kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Sejumlah pengendara roda dua memilih memutar arah untuk menghindari risiko mogok.

Secara keseluruhan, sedikitnya sembilan kelurahan yang dilalui aliran Sungai Kendal terdampak banjir. Warga berharap pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan terkait dapat mempercepat langkah penanganan, baik jangka pendek melalui normalisasi dan pompanisasi, maupun jangka panjang dengan penguatan infrastruktur pengendali banjir dan penataan kawasan bantaran sungai. (fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PKB Kendal Gelar Ta’aruf dan Upgrading Pengurus, Bidik Hattrick Pemilu 2029
Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal
Dengar Aspirasi Warga, Ketua Komisi C DPRD Kendal Dorong Program Agroforestry untuk Kurangi Risiko Banjir dan Longsor
Kendal Open Fair 2026 Ditutup dengan Kendal Bersholawat, Dikunjungi 462 Ribu Orang dan Catat Omzet Rp60,65 Miliar
Petani Muda Kendal Disiapkan Hadapi Era Pertanian Modern Berbasis AI
Usai Dipanggil Polda Jateng, DPRD Kendal Minta Mora Sandhy Tak Ikuti Agenda Kedewanan Sementara
PSIS Semarang Resmi Pertahankan Raffinha, Penyerang Brasil Ini Siap Antar Mahesa Jenar Kejar Promosi
Ketua DPRD Kendal: Hari Jadi ke-421 Harus Jadi Momentum Pemerataan Pembangunan dan Pelestarian Lingkungan

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:56

PKB Kendal Gelar Ta’aruf dan Upgrading Pengurus, Bidik Hattrick Pemilu 2029

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:42

Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:54

Dengar Aspirasi Warga, Ketua Komisi C DPRD Kendal Dorong Program Agroforestry untuk Kurangi Risiko Banjir dan Longsor

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:58

Kendal Open Fair 2026 Ditutup dengan Kendal Bersholawat, Dikunjungi 462 Ribu Orang dan Catat Omzet Rp60,65 Miliar

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:45

Petani Muda Kendal Disiapkan Hadapi Era Pertanian Modern Berbasis AI

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alam Syah, menyerahkan secara simbolis bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat kunjungan kerja di Dukuh Saren, Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Kamis (30/7/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Jawa Tengah

Kementan Salurkan Bantuan Alsintan dan Pompa Air di Kendal

Jumat, 31 Jul 2026 - 07:42