Geger! Sungai Kendal Penuh Sampah, DLH Turunkan 15 Petugas dan 3 Truk untuk Bersihkan

- Pewarta

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Lingkung Hidup (DLH) Kendal menurunkan 15 petugas Satgas Sungai dan 3 truk sampah untuk membersihkan tumpukan sampah di aliran Sungai Kendal dekat Masjid Agung Kendal, Kamis (23/10/2025). | Wawasannews

Dinas Lingkung Hidup (DLH) Kendal menurunkan 15 petugas Satgas Sungai dan 3 truk sampah untuk membersihkan tumpukan sampah di aliran Sungai Kendal dekat Masjid Agung Kendal, Kamis (23/10/2025). | Wawasannews

KENDAL, Wawasannews.com — Aliran Sungai Kendal di sekitar Masjid Agung Kendal kembali dipenuhi tumpukan sampah, Kamis (23/10/2025). Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal langsung menerjunkan 15 petugas Satuan Tugas Sungai serta tiga unit truk pengangkut sampah.

Koordinator lapangan, Mujio Sapto, menjelaskan bahwa area gorong-gorong di pelataran Masjid Agung menjadi titik yang paling sering tersumbat. “Kami fokus di titik ini karena sering menumpuk akibat kiriman sampah dari wilayah atas,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses pembersihan dilakukan dengan cara mendorong sampah dari arah selatan ke utara agar penanganannya lebih cepat dan rapi. Jenis sampah yang paling banyak ditemukan antara lain bambu, kayu, plastik, serta styrofoam. “Sampah-sampah ini terbawa arus setelah hujan deras beberapa waktu lalu,” jelasnya.

Baca Juga  BNPB Paparkan Kondisi Terkini Banjir dan Longsor di Tapanuli, Akses Bantuan Terus Diperkuat

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

area gorong-gorong di pelataran Masjid Agung menjadi titik yang paling sering tersumbat

Mujio juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai. “Menjaga kebersihan sungai adalah tanggung jawab bersama. Kalau sungai bersih, aliran air lancar dan lingkungan kita lebih nyaman,” tegasnya.

Sampah yang berhasil dikumpulkan selanjutnya diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan. Upaya ini diharapkan mampu menjaga kebersihan Sungai Kendal serta mengurangi potensi banjir akibat penumpukan sampah.

Berita Terkait

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance
Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain
KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru
Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik
Mensos Tegaskan Keterbukaan Data Bansos demi Penyaluran yang Tepat Sasaran
TNI AU Perkuat Distribusi Logistik untuk Korban Banjir di Sumatra
Kapolres Kendal Tinjau Produksi dan Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Brangsong

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:11

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:23

Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain

Senin, 12 Januari 2026 - 13:32

KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan

Senin, 12 Januari 2026 - 13:05

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 - 12:58

Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik

Berita Terbaru