Gedung Kementerian HAM Resmi Bernama Gedung KH Abdurrahman Wahid

- Pewarta

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Wawasannews – Menteri Hak Asasi Manusia (MenHAM) Natalius Pigai menetapkan nama Gedung Kementerian HAM menjadi Gedung KH Abdurrahman Wahid. Keputusan tersebut diambil setelah Presiden Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional 2025 kepada KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Senin (10/11/2025).

Pigai menyampaikan bahwa penamaan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap peran besar Gus Dur dalam meletakkan fondasi pembangunan hak asasi manusia di Indonesia. Menurutnya, Gus Dur adalah tokoh kemanusiaan yang konsisten memperjuangkan keadilan bagi seluruh golongan tanpa diskriminasi.

“Saya langsung menetapkan nama Gedung Kementerian Hak Asasi Manusia dengan nama Gedung KH Abdurrahman Wahid. Ini bentuk penghormatan atas peran dan jasa beliau dalam bidang HAM. Beliau bagaimana pun adalah tokoh dan pejuang HAM,” ujar Pigai dalam keterangannya, Selasa (11/11/2025).

Baca Juga  Tangis Pecah di RSUD Soewondo Kendal, Rekan Mahasiswa UIN Walisongo Tak Kuasa Menahan Duka

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap gedung tersebut menjadi simbol sekaligus pusat peradaban HAM di Indonesia, sebagaimana semangat perjuangan Gus Dur yang menekankan bahwa setiap manusia berhak diperlakukan secara bermartabat. Pigai juga mengingatkan bahwa pada masa kepemimpinan Gus Dur sebagai presiden, beliau mendirikan Kementerian HAM sebagai wujud nyata keberpihakannya pada isu kemanusiaan.

Lebih lanjut, Pigai menilai Gus Dur sebagai sosok pemimpin yang berani mencabut berbagai kebijakan diskriminatif, termasuk Tap MPRS No. XXV/1966 terkait pelarangan ajaran Marxisme-Leninisme. Di bidang kebijakan Papua, Gus Dur dikenal dengan pendekatan dialogis yang menempatkan masyarakat Papua sebagai subjek dan membuka ruang bagi mereka untuk mengekspresikan identitas budaya secara terbuka.

Baca Juga  Pencarian Mahasiswa UIN Walisongo Berlanjut, Lima Korban Sudah Ditemukan Tak Bernyawa

“Kami tentu berharap agar pembangunan HAM di Indonesia juga menimba semangat dan prinsipnya dari warisan Gus Dur sendiri,” pungkas Pigai.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada KH Abdurrahman Wahid dalam upacara di Istana Negara, Jakarta, bertepatan dengan Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025). (zdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris
Safari Ramadan di Polres Kendal Perkuat Sinergi Pemkab dan TNI-Polri Jaga Kamtibmas
Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa
Kampung Ramadhan 1447 H di RSI Kendal Jadi Destinasi Ngabuburit Favorit Warga
BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Duel Panas Madrid vs Benfica Warnai Playoff Liga Champions, Juventus di Ujung Tanduk
King MU Belum Terkalahkan Bersama Carrick, Tapi Standar Tinggi Belum Tercapai
12 Tim Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2025/2026, Bodo/Glimt Singkirkan Inter!

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:35

Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:26

Safari Ramadan di Polres Kendal Perkuat Sinergi Pemkab dan TNI-Polri Jaga Kamtibmas

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:19

Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:55

Kampung Ramadhan 1447 H di RSI Kendal Jadi Destinasi Ngabuburit Favorit Warga

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:26

BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru