TEMANGGUNG, Wawasannews.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada tahun ini mengalokasikan bantuan dana hibah sebesar Rp6,9 miliar untuk 196 kelompok kesenian.
Di kutip dari antaranewsjateng.com, Kepala Dinbudpar Temanggung, Supriyanto, menyampaikan bahwa bantuan tersebut bertujuan untuk mendukung pelestarian serta pengembangan kebudayaan lokal, sekaligus memperkuat keberagaman seni di daerah.
Ia menjelaskan bahwa dana hibah yang bersumber dari APBD tersebut diberikan dengan nominal yang bervariasi, menyesuaikan dengan proposal yang diajukan oleh masing-masing kelompok kesenian.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Beberapa kelompok menerima sekitar Rp10 juta, sementara yang lain bisa mencapai Rp75 juta, tergantung kebutuhan dan usulan dalam proposal,” ujarnya.
Alokasi bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari pembelian alat kesenian hingga pengadaan seragam guna mendukung aktivitas para pelaku seni.
Supriyanto menuturkan, meskipun jumlah kelompok kesenian di Kabupaten Temanggung mencapai lebih dari 2.000, pada tahun ini hanya 196 kelompok yang berhasil mendapatkan hibah.
Menurutnya, program hibah ini menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan serta pengembangan seni dan budaya lokal agar tetap hidup dan dikenal lebih luas.
Ia juga mengungkapkan bahwa proses pengajuan hibah telah dilakukan sejak tahun sebelumnya, sementara realisasi anggaran baru dilakukan pada tahun ini. Hal ini memberi kesempatan bagi kelompok kesenian untuk lebih siap dalam memanfaatkan dana secara optimal.
Di sisi lain, kelompok penerima hibah diharapkan dapat menggunakan dana tersebut secara maksimal untuk meningkatkan kualitas serta pengembangan kegiatan seni yang dimiliki.
“Dengan adanya bantuan ini, kami berharap ekosistem seni dan budaya di Temanggung semakin hidup, sekaligus mampu melestarikan warisan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat,” pungkasnya. (red)










