Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain

- Pewarta

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak-anak bermain air banjir menggunakan ban mobil di kawasan permukiman Desa Bulung Timur, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/1/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Anak-anak bermain air banjir menggunakan ban mobil di kawasan permukiman Desa Bulung Timur, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/1/2026). (Istimewa/Wawasannews)

KUDUS, Wawasannews.com – Genangan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, justru menghadirkan pemandangan tak biasa. Di tengah lumpuhnya aktivitas warga akibat banjir, tawa anak-anak pecah ketika mereka memanfaatkan genangan air sebagai arena bermain di kawasan permukiman.

Banjir terjadi pada Selasa (13/1/2026) setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Kudus dan sekitarnya. Luapan air merendam permukiman warga serta menghentikan berbagai aktivitas, termasuk kegiatan belajar mengajar. Sejumlah sekolah terpaksa meliburkan siswa karena akses yang belum memungkinkan.

Di Desa Bulung Timur, Kecamatan Jekulo, kondisi tersebut disikapi anak-anak dengan cara polos khas dunia mereka. Genangan air berwarna kecokelatan dimanfaatkan sebagai kolam dadakan. Anak-anak, mulai dari balita hingga siswa sekolah dasar, tampak bermain riang menggunakan ban mobil layaknya pelampung.

Baca Juga  Menuju Keuangan Inklusif, Pelaku UMKM Kendal Dapat Edukasi Finansial

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momen itu terekam dalam sebuah video yang diunggah akun TikTok @kasirgendud_. Video tersebut memperlihatkan anak-anak bermain air di tengah permukiman yang terendam banjir. Dalam siaran langsungnya, pemilik akun juga terdengar meluruskan ucapan anak-anak yang berharap hujan turun lebih deras agar air semakin tinggi dan sekolah diliburkan.

“Jangan doa begitu, nanti malah banjir. Doakan air cepat surut ya,” ucap pemilik akun dalam siaran TikTok tersebut.

Meski terlihat ceria, kondisi ini tetap memunculkan kekhawatiran dari warga. Risiko keselamatan anak-anak menjadi perhatian serius, mengingat air banjir berpotensi membawa arus, menutup lubang saluran, hingga menyimpan benda-benda berbahaya yang tidak terlihat.

Baca Juga  Santri Camp Madrasah Budaya Pungkuran Perkuat Karakter dan Kemandirian Santri Laju

Sementara itu, dampak banjir di Kabupaten Kudus terus meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat hingga Selasa pagi, banjir merendam 23 desa yang tersebar di enam kecamatan. Sebanyak 32.387 jiwa dilaporkan terdampak.

Sebagai langkah penanganan, BPBD bersama instansi terkait telah menyiagakan posko pengungsian dan dapur umum. Fasilitas darurat ditempatkan di balai desa serta sejumlah gedung pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Banjir juga kembali berdampak pada jalur transportasi utama. Ruas Jalur Pantura Kudus–Pati dilaporkan terendam akibat luapan Sungai Dawe yang membawa kiriman air dari lereng Pegunungan Muria. Kondisi tersebut memicu kemacetan panjang, sementara pengendara, khususnya kendaraan besar, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas.

Baca Juga  Wakapolri Laporkan Ledakan di SMAN 72 Jakarta ke Presiden Prabowo, Polisi Masih Dalami Penyebab

Di tengah situasi ini, pemerintah daerah terus mengupayakan langkah-langkah penanganan agar banjir segera surut dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. (fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris
Safari Ramadan di Polres Kendal Perkuat Sinergi Pemkab dan TNI-Polri Jaga Kamtibmas
Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa
Kampung Ramadhan 1447 H di RSI Kendal Jadi Destinasi Ngabuburit Favorit Warga
BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Duel Panas Madrid vs Benfica Warnai Playoff Liga Champions, Juventus di Ujung Tanduk
King MU Belum Terkalahkan Bersama Carrick, Tapi Standar Tinggi Belum Tercapai
12 Tim Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2025/2026, Bodo/Glimt Singkirkan Inter!

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:35

Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:26

Safari Ramadan di Polres Kendal Perkuat Sinergi Pemkab dan TNI-Polri Jaga Kamtibmas

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:19

Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:55

Kampung Ramadhan 1447 H di RSI Kendal Jadi Destinasi Ngabuburit Favorit Warga

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:26

BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru