BGN Fokus Pemerataan Layanan Gizi, Portal Pendaftaran Mitra SPPG Ditutup Sementara

- Pewarta

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara portal pendaftaran mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) | WawasanNews

Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara portal pendaftaran mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) | WawasanNews

Jakarta, WawasanNews.com — Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara portal pendaftaran mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah mencatat lonjakan luar biasa usulan dari berbagai daerah di Indonesia. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerataan layanan gizi di wilayah yang masih kekurangan akses terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sejak dibuka pada Selasa (4/11), portal BGN kebanjiran minat dari masyarakat dan lembaga. Tercatat lebih dari 8.471 usulan lokasi masuk hanya dalam waktu tiga hari, menunjukkan tingginya kepedulian publik terhadap pemenuhan gizi anak sekolah.

“Kami melihat antusiasme luar biasa dari berbagai daerah. Namun agar pelaksanaan program lebih efektif dan merata, kami perlu melakukan verifikasi dan penataan ulang lokasi-lokasi yang diusulkan,” ujar Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya, di Jakarta, Kamis (6/11).

Baca Juga  Ketua DPRD Kendal Tekankan Disiplin Berorganisasi di Era Digital

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sony menjelaskan, verifikasi dilakukan untuk memastikan lokasi SPPG benar-benar memenuhi standar fasilitas dan tidak tumpang tindih dengan wilayah yang sudah memiliki layanan serupa. Menurutnya, sebagian besar usulan datang dari wilayah perkotaan, sementara beberapa daerah terpencil masih memerlukan dukungan tambahan.

“Ada daerah yang sudah cukup banyak SPPG, tetapi ada juga yang belum sama sekali. Karena itu, kami perlu menyesuaikan agar jangkauan layanan gizi benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” kata Sony.

Penutupan portal yang dilakukan pada Kamis (6/11) pukul 17.00 WIB ini bukan berarti penghentian partisipasi publik. BGN menegaskan bahwa tahap berikutnya akan kembali dibuka dengan sistem seleksi yang lebih terarah, berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan nasional.

Baca Juga  Kurang Konsentrasi, Motor Tabrak Pejalan Kaki di Jalan Tentara Pelajar Patebon

“Tahap selanjutnya akan difokuskan pada daerah dengan tingkat kerentanan gizi tinggi. Kami ingin Program Makan Bergizi Gratis benar-benar berdampak bagi anak-anak yang paling membutuhkan,” tambahnya.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam memperkuat ketahanan gizi nasional. Melalui kemitraan dengan SPPG, BGN menargetkan penyediaan makanan sehat dan seimbang untuk pelajar di seluruh Indonesia secara bertahap.

 

Langkah evaluatif ini sekaligus menjadi sinyal bahwa BGN mulai menerapkan kebijakan berbasis data untuk menghindari penumpukan layanan di wilayah tertentu dan memastikan setiap daerah memperoleh kesempatan yang sama dalam pembangunan gizi masyarakat. (Red)

Berita Terkait

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance
Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain
KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru
Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik
Mensos Tegaskan Keterbukaan Data Bansos demi Penyaluran yang Tepat Sasaran
TNI AU Perkuat Distribusi Logistik untuk Korban Banjir di Sumatra
Kapolres Kendal Tinjau Produksi dan Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Brangsong

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:11

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:23

Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain

Senin, 12 Januari 2026 - 13:32

KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan

Senin, 12 Januari 2026 - 13:05

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 - 12:58

Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik

Berita Terbaru