Baru Dikeruk Sejauh 1 Kilometer, Sungai Kendal Kembali Banjiri Permukiman

- Pewarta

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL, Wawasannews.com – Upaya normalisasi Sungai Kendal yang baru dilakukan sebulan terakhir rupanya belum mampu menahan laju air saat hujan deras mengguyur wilayah hulu. Sungai yang membelah jantung Kota Kendal itu kembali meluap dan menggenangi permukiman warga.

Normalisasi Sungai Kendal sebelumnya digarap Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Pusdataru Provinsi Jawa Tengah. Pengerukan difokuskan untuk mengatasi sedimentasi yang selama bertahun-tahun membuat alur sungai dangkal dan rawan meluap. Namun, pekerjaan tersebut baru menyentuh sepanjang kurang lebih satu kilometer, dari selatan Jembatan Masjid Agung hingga wilayah Kelurahan Balok.

Sementara itu, aliran sungai di sisi selatan Masjid Agung belum tersentuh normalisasi. Padatnya bangunan warga di sepanjang bantaran sungai menjadi kendala utama, karena menyulitkan akses alat berat untuk masuk ke lokasi pengerjaan.

Baca Juga  Baksos di Desa Botomulyo, Golkar Kendal Salurkankan Bantuan kepada 2 Warga Korban Kebakaran

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hujan lebat yang turun sejak Sabtu sekitar pukul 20.30 WIB hingga 23.00 WIB membuat debit air Sungai Kendal meningkat tajam. Air yang tak tertampung akhirnya meluap dan mulai merendam kawasan permukiman di sekitarnya.

Mu’in, warga Kampung Warung Gede, Kelurahan Kebondalem, menuturkan air mulai merambat ke jalan raya sekitar pukul 02.00 WIB. Tak hanya jalan utama, genangan juga masuk ke gang-gang permukiman dan rumah warga dengan ketinggian bervariasi.
“Air naiknya pelan-pelan, lalu masuk ke gang dan rumah. Beberapa titik sempat sulit dilewati,” ujar Mu’in.

Pantauan di lapangan pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB, genangan air berangsur surut seiring meredanya hujan. Meski demikian, warga yang tinggal di bantaran sungai tetap diliputi kekhawatiran, mengingat potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi.

Baca Juga  UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp5.729.876, Pramono Anung Resmi Umumkan

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kabupaten Kendal, sedikitnya enam kelurahan di Kecamatan Kendal terdampak banjir. Wilayah tersebut meliputi Kelurahan Kebondalem, Langenharjo, Pegulon, Pekauman, Patukangan, serta sebagian Kelurahan Balok, dengan ketinggian genangan antara 5 hingga 20 sentimeter. Warga pun diimbau tetap waspada menghadapi potensi hujan susulan.(Red)

Berita Terkait

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance
Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain
KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru
Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik
Mensos Tegaskan Keterbukaan Data Bansos demi Penyaluran yang Tepat Sasaran
TNI AU Perkuat Distribusi Logistik untuk Korban Banjir di Sumatra
Kapolres Kendal Tinjau Produksi dan Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Brangsong

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:11

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:23

Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain

Senin, 12 Januari 2026 - 13:32

KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan

Senin, 12 Januari 2026 - 13:05

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 - 12:58

Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik

Berita Terbaru