Agus Supriyono: Demokrasi Dirawat Lewat Ketekunan dan Kerja Berprinsip

- Pewarta

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota KPU Kota Semarang, Agus Supriyono, menyampaikan arahan saat apel pagi internal di lingkungan KPU Kota Semarang, Senin (2/2/2026). Foto: stimewa/Wawasannews

Anggota KPU Kota Semarang, Agus Supriyono, menyampaikan arahan saat apel pagi internal di lingkungan KPU Kota Semarang, Senin (2/2/2026). Foto: stimewa/Wawasannews

SEMARANG, Wawasannews.com – Anggota KPU Kota Semarang, Agus Supriyono, mengingatkan bahwa demokrasi tidak selalu lahir dari sorak sorai atau panggung besar. Menurutnya, demokrasi justru sering tumbuh dari kesungguhan kerja yang tenang, konsisten, dan berpegang pada prinsip.

Pesan tersebut disampaikan Agus Supriyono saat apel pagi internal KPU Kota Semarang, Senin (2/2/2026). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya menjaga sikap rendah hati dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

“Demokrasi tidak selalu lahir dari sorak sorai. Ia sering tumbuh dari kesungguhan yang tenang, dari kerja yang tak selalu terlihat, dari orang-orang yang memilih rapi dalam prinsip dan rendah hati dalam peran,” ujar Agus.

Baca Juga  Interupsi Warnai Paripurna DPRD Kendal, Keselamatan Jalan Dampak Galian C Jadi Sorotan

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Agus juga menyampaikan falsafah Jawa yang menurutnya relevan diterapkan dalam kerja sehari-hari sebagai penyelenggara pemilu.

“Ada falsafah Jawa yang bisa kita ingat dan diterapkan sehari-hari. Pertama, jangan terlalu serius melakukan sesuatu sehingga mengabaikan sekitar. Tidak perlu merasa yang paling hebat sehingga merugikan orang lain. Dan yang terakhir, jangan ingin semua dikerjakan sendiri, tidak memberikan ruang bagi orang lain,” kata Agus.

Agus yang saat ini menjabat sebagai Anggota KPU Kota Semarang Divisi Teknis Penyelenggaraan menilai bahwa mengelola tahapan pemilu sejatinya merupakan upaya merawat kepercayaan publik. Kepercayaan tersebut, menurutnya, tidak menuntut panggung, melainkan keteguhan dan konsistensi dalam bekerja.

Baca Juga  MUI Soroti Tarekat Menyimpang, Dorong Pemetaan Aliran Sesat untuk Jaga Ketahanan Nasional

“Harapannya tugas dan pekerjaan kita selesai, sekaligus bisa menjadi rekan dan teman yang baik,” lanjutnya.

Suasana apel pagi internal KPU Kota Semarang. Foto: Istimewa/Wawasannews

Ia juga mengingatkan jajaran KPU agar tetap serius dalam bekerja tanpa kehilangan kepekaan sosial. Ketegasan, kata Agus, harus berjalan beriringan dengan keterbukaan serta memberi ruang kolaborasi.

“Hari ini kita diingatkan, bekerja boleh serius, tetapi jangan kehilangan rasa. Menjalankan tugas boleh tegas, tetapi jangan menutup ruang bagi sesama,” tegasnya.

Menurut Agus, pelayanan publik bukanlah ajang untuk menunjukkan siapa yang paling hebat, melainkan usaha bersama agar seluruh elemen tetap terlibat dalam proses demokrasi yang sehat dan berintegritas.

“Pelayanan publik bukan lomba menjadi paling hebat, melainkan upaya agar semua tetap terlibat,” pungkasnya.

Baca Juga  Kemenkes Perluas Skrining Terpadu TBC, Sasar 100 Puskesmas di Delapan Provinsi

Sebagai informasi, apel pagi merupakan bagian dari agenda internal rutin di lingkungan KPU Kota Semarang. Kegiatan ini menjadi sarana konsolidasi serta penguatan nilai integritas dan profesionalisme penyelenggara pemilu dalam menjalankan tugasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Laba Anjlok 67%, Alibaba Pangkas Ribuan Karyawan dan Gaspol Investasi AI
Hangat dan Penuh Kebersamaan, Warga Sukodono Kendal Rayakan Idulfitri 1447 H dengan Silaturahmi
Pemkab Kendal Tiadakan Open House Lebaran 2026, Bupati Tika Ajak Warga Silaturahmi di Rumah Pribadi
Gema Takbir Keliling IRMATA Bangunrejo Meriahkan Malam 1 Syawal 1447 H
Pengusaha Djarum Michael Bambang Hartono Wafat di Singapura, Dunia Usaha Berduka
Kemenag Gelar Sidang Isbat 19 Maret 2026, Penentuan Idulfitri Diumumkan Malam Hari
Ponpes Al Falah Ploso Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh 20 Maret 2026, Berpotensi Berbeda dengan Pemerintah
Arsenal Jadi Harapan Terakhir Inggris di Liga Champions? Raksasa Premier League Berguguran

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 02:53

Laba Anjlok 67%, Alibaba Pangkas Ribuan Karyawan dan Gaspol Investasi AI

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:05

Hangat dan Penuh Kebersamaan, Warga Sukodono Kendal Rayakan Idulfitri 1447 H dengan Silaturahmi

Sabtu, 21 Maret 2026 - 10:27

Pemkab Kendal Tiadakan Open House Lebaran 2026, Bupati Tika Ajak Warga Silaturahmi di Rumah Pribadi

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:15

Gema Takbir Keliling IRMATA Bangunrejo Meriahkan Malam 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:14

Kemenag Gelar Sidang Isbat 19 Maret 2026, Penentuan Idulfitri Diumumkan Malam Hari

Berita Terbaru

ISTIMEWA/WAWASANNEWS.COM

Sepak Bola

Road to Final Arsenal: Misi Akhiri Puasa Gelar di Wembley

Minggu, 22 Mar 2026 - 02:38