Peternak Kendal Sambut Baik Kucuran Dana Rp 20 Triliun dari Danantara untuk Sektor Peternakan

- Pewarta

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peternak Kendal Subakir mendukung rencana pemerintah mengucurkan Rp20 triliun untuk peternak.(Wawasannews)

Peternak Kendal Subakir mendukung rencana pemerintah mengucurkan Rp20 triliun untuk peternak.(Wawasannews)

 

KENDAL, Wawasannews.com– Rencana pemerintah bersama BPI Danantara yang akan menggelontorkan dana sebesar Rp 20 triliun untuk membangun peternakan ayam pedaging dan petelur terintegrasi di seluruh Indonesia disambut antusias para peternak di daerah, termasuk di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Salah satu peternak ayam di Kendal, Subakir (45), menilai program ini menjadi angin segar bagi peternak rakyat yang selama ini kesulitan mengembangkan usaha karena keterbatasan modal, mahal dan sulitnya mendapatkan DOC, fluktuasi harga pakan( yang hanya di kontrol perusahaan besar).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau benar terealisasi, ini kabar gembira bagi kami. Selama ini peternak kecil seperti saya sering kesulitan modal, apalagi harga pakan naik terus, serta harga telur yg tidak stabil.Harapan peternak pemerintah membangun sektor peternakan dari hulu ke hilir meliputi ( DOC, vaksin, obat2an, pakan dan produksi telur/daging), ketika harga pakan mahal diturunkan, ketika daging dan telur murah di naikkan) jadi kita bisa merasakan kehadiran Negara.Dengan ada dukungan pemerintah dan Danantara, semoga bisa lebih sejahtera,” ujar Ahmad Subakir, Kamis (13/11/2025).

Baca Juga  Ketua DPRD Kendal Ajak Wujudkan Kemandirian Ekonomi di HUT ke-80 RI

Program yang digagas Kementerian Pertanian (Kementan) ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan daging ayam dan telur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap terpenuhi di masa mendatang.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, dana Rp 20 triliun tersebut akan difokuskan untuk membangun peternakan ayam terintegrasi di berbagai daerah.

“Kita akan buat di seluruh Indonesia untuk mensuplai program Makan Bergizi Nasional (BGN). Jangan sampai ke depan terjadi kekurangan ayam dan telur, jadi kita siapkan dari sekarang,” kata Amran usai Rapat Koordinasi Hilirisasi Perkebunan dan Industri di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Amran menjelaskan, dana tersebut bersumber dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, dan rencananya akan mulai dijalankan pada awal tahun 2026.

Baca Juga  Airlangga: KEK Kendal Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Ekonomi Kendal Tumbuh 8,84 Persen pada Triwulan III 2025

“Insyaallah Januari sudah mulai. Ini dukungan besar untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan peternak,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, juga menegaskan pentingnya peningkatan kesejahteraan peternak ayam dan nelayan yang selama ini belum optimal.

“Nilai tukar peternak dan nelayan masih rendah. Tahun depan pemerintah akan membangun besar-besaran tambak, kampung nelayan, dan peternakan agar mereka bisa lebih sejahtera,” ungkapnya.

Subakir berharap, program tersebut tidak hanya menyentuh perusahaan besar, tetapi juga benar-benar memberdayakan peternak kecil di tingkat desa.

“Kami berharap bisa ikut dilibatkan, misalnya dalam bentuk kemitraan atau pelatihan. Jangan sampai peternak kecil tertinggal,” ujarnya.

Dengan dukungan investasi besar dari Danantara dan komitmen pemerintah pusat, para peternak di Kendal optimistis sektor peternakan akan tumbuh lebih kuat dan mampu menopang program ketahanan pangan nasional.

Berita Terkait

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance
Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain
KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru
Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik
Mensos Tegaskan Keterbukaan Data Bansos demi Penyaluran yang Tepat Sasaran
TNI AU Perkuat Distribusi Logistik untuk Korban Banjir di Sumatra
Kapolres Kendal Tinjau Produksi dan Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Brangsong

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:11

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:23

Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain

Senin, 12 Januari 2026 - 13:32

KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan

Senin, 12 Januari 2026 - 13:05

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 - 12:58

Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik

Berita Terbaru