Bantu Warga Terdampak Bencana, Para Pedagang Buah dan Sayur Keluhkan Kondisi Pasar Darurat

- Pewarta

Selasa, 28 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

KENDAL, Wawasannews – Sejumlah pedagang sayur dan buah yang tergabung dalam paguyuban pedagang sayur dan buah Gemah Ripah Makmur menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Desa Kebonharjo Patebon.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sela aksi itu, para pedagang sempat mengeluhkan penataan pasar darurat di Terminal Bahurekso Kendal.

Sekretaris paguyuban, Agus Teguh Imanto menjelaskan, pedagang sayur dan buah baik grosir dan eceran hingga saat ini masih bertahan dan berjualan di pasar darurat Terminal Bahurekso.

“Kami menempati lahan Terminal Bahurekso sejak 28 Agustus 2021 setelah kejadian kebakaran pasar Weleri 1. Secara tidak langsung ekosistem pasar hasil bumi mulai tumbuh berkembang di Pasar Terminal Bahurekso sebagai pasar rakyat  grosir dan eceran sayur dan buah,” katanya usai menyalurkan bantuan berupa sayur dan buah di dapur umum Kebonharjo Kendal, Senin 27 Januari 2025.

Baca Juga  MUI Soroti Tarekat Menyimpang, Dorong Pemetaan Aliran Sesat untuk Jaga Ketahanan Nasional

Ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kendal, Dico M Ganundito yang telah memberikan perhatian dan kesempatan kepada pedagang sayur dan buah untuk berjualan di Terminal Bahurekso hingga saat ini.

“Hanya saja karena site plan di Terminal Bahurekso ini bukan untuk pasar. Dan kita mendirikan lapak-lapak pedagang secara swadaya dengan segala kondisi yang ada,” ungkap Agus.

Ia berharap, kedepan bupati dan wakil bupati terpilih, Dyah Kartika Permanasari dan Benny Karnadi dapat membantu mewujudkan mimpi para pedagang grosir sayur dan buah agar punya pasar induk hasil bumi.

“Semoga Bu Tika dan Pak Benny dapat mewujudkan mimpi kami untuk memiliki pasar induk grosir sayur dan buah Kabupaten Kendal. Apakah akan tetap di tempatkan di Terminal Bahurekso atau akan dicarikan tempat lain yang lebih strategis, representatif serta akses jalan mudah di jangkau tidak hanya bakul dan enthek akan tetapi juga mudah di jangkau oleh masyarakat yang mau berbelanja,” harapnya.

Baca Juga  Kemenkes Kebut Pemulihan Fasilitas Kesehatan di Wilayah Bencana Sumatra

Disisi lain, Ketua Paguyuban Gemah Ripah, Subandi menjelaskan terkait bantuan yang diberikan kepada para korban bencana banjir di Kebonharjo dan Lanji ini merupakan swadaya dan gotongroyong para pedagang sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.

“Semoga saudara-saudara kita yang tertimpa musibah ini bisa segera pulih. Dan sayur juga buah yang kami bawa di dapur umum yang ada di rumah Pak Kades ini bisa membantu dan bermanfaat bagi para korban,” harapnya.

 

Berita Terkait

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance
Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain
KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru
Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik
Mensos Tegaskan Keterbukaan Data Bansos demi Penyaluran yang Tepat Sasaran
TNI AU Perkuat Distribusi Logistik untuk Korban Banjir di Sumatra
Kapolres Kendal Tinjau Produksi dan Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Brangsong

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:11

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:23

Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain

Senin, 12 Januari 2026 - 13:32

KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan

Senin, 12 Januari 2026 - 13:05

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 - 12:58

Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik

Berita Terbaru