Menbud Fadli Zon Dorong Jagung Bose dan Se’i Sapi Jadi Sumber Pangan Nasional

- Pewarta

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menbud Fadli Zon saat meninjau koleksi Museum Daerah NTT bersama delegasi internasional dalam rangkaian Cultural Educational Trip. (Istimewa/Wawasannews)

Menbud Fadli Zon saat meninjau koleksi Museum Daerah NTT bersama delegasi internasional dalam rangkaian Cultural Educational Trip. (Istimewa/Wawasannews)

KUPANG, Wawasannews – Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menilai keberagaman pangan lokal Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi besar untuk menjadi sumber pangan nasional. Dua kuliner khas, yakni Jagung Bose dan Se’i Sapi, disebutnya telah menjadi bagian dari objek pemajuan kebudayaan sekaligus cerminan identitas masyarakat setempat.

Penegasan itu disampaikan Fadli Zon saat menjalankan program Cultural Educational Trip ke Museum Daerah NTT yang turut diikuti para delegasi internasional. Kegiatan ini digelar untuk memperkenalkan kekayaan budaya NTT secara lebih luas.

“Jagung Bose dan Se’i Sapi merupakan pangan tradisional yang menjadi salah satu objek pemajuan kebudayaan. Tentu kita berharap kedua makanan ini bisa menjadi sumber pangan nasional,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Sabtu (15/11/2025).

Fadli menjelaskan, jagung bose—yang dibuat dari jagung pipil ditumbuk lalu dimasak bersama kacang tanah dan santan—mencerminkan ketangguhan masyarakat NTT dalam mengolah hasil bumi di wilayah beriklim kering. Menu ini juga sering disajikan dalam berbagai ritual adat dan upacara keagamaan sebagai ungkapan syukur atas panen serta penghormatan kepada leluhur.

Sementara itu, antusiasme datang dari delegasi Republik Fiji, Ema Ganivatu, yang mengaku terkesan dengan lokakarya budaya tersebut. Ia untuk pertama kali mencicipi se’i sapi khas NTT dan menyebutnya sebagai pengalaman berharga. “Rasanya sangat nikmat. Ini momentum besar untuk belajar lebih dalam tentang budaya dan kuliner Indonesia,” ungkapnya.

Selain menikmati kuliner lokal, Menbud Fadli Zon bersama para delegasi turut menelusuri ragam koleksi Museum Daerah NTT. Tur tersebut mengulas etnografi, artefak sejarah, hingga tradisi yang membentuk identitas masyarakat NTT—mulai dari tengkorak Homo floresiensis, seni rupa, hingga narasi budaya laut yang menjadi kekayaan tak ternilai di kawasan timur Indonesia. (Zdl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Perhutani Kucurkan Bantuan untuk Benahi Fasilitas TK Tunas Rimba 1 Mangkang
Tekan Angka Kecelakaan, Operasi Patuh Candi 2026 Resmi Dimulai Hari Ini
218 Sertipikat Tanah Dibagikan di Limbangan, Warga Kedungboto Peroleh Kepastian Hukum
DPRD Kendal Sepakati Raperda Kades, Pengangkatan hingga Pemberhentian Perangkat Desa Diatur
Pelatihan Vokasi Disperinaker Kendal, 93 Lulusan Dibekali Jalan Menuju Dunia Kerja
Operasi Patuh Candi 2026 Resmi Dimulai, Polres Kendal Kedepankan Penindakan Tegas dan Terukur
Kabar Duka, Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat Usai Operasi Jantung di Rusia
Ketua DPRD Kendal Hadiri Pertemuan Corps Provost Banser, Perkuat Sinergi dengan Ansor-Banser

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:29

Perhutani Kucurkan Bantuan untuk Benahi Fasilitas TK Tunas Rimba 1 Mangkang

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:15

Tekan Angka Kecelakaan, Operasi Patuh Candi 2026 Resmi Dimulai Hari Ini

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:10

218 Sertipikat Tanah Dibagikan di Limbangan, Warga Kedungboto Peroleh Kepastian Hukum

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:34

DPRD Kendal Sepakati Raperda Kades, Pengangkatan hingga Pemberhentian Perangkat Desa Diatur

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:31

Pelatihan Vokasi Disperinaker Kendal, 93 Lulusan Dibekali Jalan Menuju Dunia Kerja

Berita Terbaru

Secret Link