Kementerian PPA Turun Tangan Usut Kematian Siswa Pahoa, Polres Tangsel Pastikan Penyelidikan Transparan

- Pewarta

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Daniel Inkiriwang memberikan keterangan kepada media terkait perkembangan penyelidikan kasus kematian siswa Sekolah Terpadu Pahoa, Sabtu (15/11/2025). (Istimewa/Wawasannews)

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Daniel Inkiriwang memberikan keterangan kepada media terkait perkembangan penyelidikan kasus kematian siswa Sekolah Terpadu Pahoa, Sabtu (15/11/2025). (Istimewa/Wawasannews)

TANGERANG, Wawasannews – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) turun langsung menangani insiden tragis yang terjadi di Sekolah Terpadu Pahoa, Summarecon, Kabupaten Tangerang. Langkah ini dibenarkan Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Daniel Inkiriwang, yang memastikan pihaknya tengah berkoordinasi intens dengan kementerian dan keluarga korban.

“Kementerian PPA juga sudah turun untuk melakukan pemeriksaan bersama-sama dengan kita soal Sekolah Pahoa. Nanti hasilnya kita sampaikan,” ujar Victor, Sabtu (15/11/2025).

Ia menyebut pihak kepolisian telah mengamankan dan memeriksa rekaman CCTV sebagai bagian dari penyelidikan. Analisis tengah dilakukan bersama tim dari Kementerian PPA untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai dugaan perundungan yang menimpa seorang siswa kelas 8 berinisial N (13), yang ditemukan meninggal setelah terjatuh dari lantai delapan gedung sekolah pada Senin (3/11/2025).

Victor juga mengatakan bahwa keluarga korban masih dalam kondisi berduka mendalam. Polisi sudah bertemu dan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada orang tua N. “Kami terus melakukan komunikasi dan pendekatan ke pihak keluarga untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. Hasil lengkap akan kami sampaikan pada kesempatan lain,” ucapnya.

Sebelumnya, Polres Tangerang Selatan menegaskan bahwa kronologi lengkap kasus ini akan dipublikasikan secara transparan. Rilis resmi hasil penyelidikan dijadwalkan pada Sabtu (15/11/2025).

Desakan penyelesaian kasus juga datang dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Komisioner KPAI Diyah Puspitarini meminta aparat memastikan penyebab kematian korban terungkap secara jelas dan menyeluruh. “Hak anak yang meninggal dunia adalah mendapatkan kejelasan terkait penyebab kematiannya. Ini harus diungkap dengan terang benderang,” tegasnya, Jumat (7/11/2025).

Kasus ini kini menjadi perhatian nasional, terutama terkait isu keselamatan dan perlindungan anak di lingkungan sekolah. Publik menantikan hasil resmi penyelidikan yang dijanjikan kepolisian untuk memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban dan masyarakat luas. (Ucl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jelang Kongres XXI IPNU, Irfan Khamid Konsolidasikan PC IPNU se-Jateng dan Bicara Arah Masa Depan Organisasi
RAKORWIL CBP-KPP Jawa Tengah Matangkan Persiapan Menuju Kongres IPNU-IPPNU
Rapimwil III IPNU-IPPNU Jateng Matangkan Konsolidasi Menuju Kongres
456 Siswa SMA NU 05 Brangsong Ikuti Cek Kesehatan Gratis Bersama Puskesmas Brangsong 1
Disperinaker Kendal Siapkan SDM Kompeten, 80 Peserta Ikuti Pelatihan Gratis Las dan Garmen
PPP Jateng: Pemberhentian Agus Suparmanto dan Taj Yasin Berdasarkan Evaluasi Organisasi
DPRD Kendal Dorong APBD 2027 Berpihak pada Layanan Kesehatan dan Penanganan Stunting
Ngopi Bareng FKUB, Dandim Kendal Perkuat Sinergi Lintas Agama Demi Kondusivitas Wilayah

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:36

Jelang Kongres XXI IPNU, Irfan Khamid Konsolidasikan PC IPNU se-Jateng dan Bicara Arah Masa Depan Organisasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:03

RAKORWIL CBP-KPP Jawa Tengah Matangkan Persiapan Menuju Kongres IPNU-IPPNU

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:51

Rapimwil III IPNU-IPPNU Jateng Matangkan Konsolidasi Menuju Kongres

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:05

456 Siswa SMA NU 05 Brangsong Ikuti Cek Kesehatan Gratis Bersama Puskesmas Brangsong 1

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:21

PPP Jateng: Pemberhentian Agus Suparmanto dan Taj Yasin Berdasarkan Evaluasi Organisasi

Berita Terbaru

Secret Link