Rogoh Rp340,86 Miliar, Jababeka Caplok 51 Persen Saham Kawasan Industri Seafer Kendal, Siapkan Pengembangan 500 Hektare

- Pewarta

Senin, 5 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) mengambil alih saham kawasan industri PT Kawasan Industri Seafer (KIS) di Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Foto: KIJA

Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) mengambil alih saham kawasan industri PT Kawasan Industri Seafer (KIS) di Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Foto: KIJA

 

KENDAL, Wawasannews – PT Jababeka Tbk (KIJA) menggelontorkan dana Rp340,86 miliar untuk mengambil alih 51 persen saham PT Kawasan Industri Seafer (KIS), pengembang kawasan industri di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Pengambilalihan saham tersebut dilakukan melalui entitas usaha Jababeka, PT Indocargomas Persada (IP). Transaksi pembelian saham KIS berlangsung pada 1 Oktober 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), IP membeli sebanyak 340.863.090 saham KIS dengan nilai transaksi Rp340.863.090.000.

Jumlah tersebut setara dengan 51 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor KIS yang mencapai 668.359.000 saham.

Dengan transaksi tersebut, IP menjadi pemegang saham pengendali KIS. Sementara PT Seafer Lumina Capital selaku pemegang saham sebelumnya masih menguasai 327.495.910 saham atau sekitar 49 persen saham KIS.

Manajemen Jababeka menyebut transaksi tersebut merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperluas dan mengembangkan kegiatan usaha kawasan industri, khususnya di wilayah Jawa Tengah.

“Melalui IP, Perseroan memperoleh pengendalian atas KIS dan dapat mengoptimalkan potensi pengembangan land bank yang dimiliki KIS di Kabupaten Kendal,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Senin (5/10/2026).

Dalam transaksi tersebut, Jababeka melalui IP juga memperoleh akses terhadap land bank KIS dengan luas sekitar 500,24 hektare yang berlokasi di Kabupaten Kendal.

Manajemen menyebut penguasaan saham mayoritas KIS memberikan peluang bagi perseroan untuk mengembangkan dan mengoptimalkan kawasan industri tersebut.

“Transaksi ini memberikan Perseroan, melalui IP, akses terhadap land bank KIS dengan luas sekitar 500,24 hektar yang berlokasi di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, serta memberikan peluang untuk pengembangan dan optimalisasi kawasan industri tersebut,” tulis manajemen.

Pengambilalihan tersebut diharapkan mendukung pengembangan kawasan industri di Kendal sekaligus meningkatkan skala dan potensi usaha Jababeka melalui entitas anak.

Manajemen Jababeka memastikan transaksi tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Seragam PDU Baru TNI Diperkenalkan di HUT ke-81, Bawa Filosofi Beskap dan Kearifan Lokal
HUT ke-81 TNI, Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq: TNI Penjaga Rakyat, DPRD Siap Bersinergi Kawal Pembangunan
HUT TNI ke-81, Kapolres Kendal Dorong Soliditas TNI-Polri Jaga Kamtibmas
Gara-gara Tantangan Medsos, Pelajar di Kendal Terlibat Tawuran hingga Berujung Proses Hukum
Baja Buatan Kendal Go International, Auri Steel Bidik Pasar Australia
Saat Air Bersih Sulit Didapat, Kodim 0715/Kendal Hadir Bantu Warga Desa Kalirejo
Bukan Sekadar Senam dan Donor Darah, Ngampel Kenalkan Sistem Digital Pembinaan Desa
Dusun Sono Dibidik Jadi Kampung Sukun, Panen Ditarget 3–4 Tahun Lagi

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:32

Seragam PDU Baru TNI Diperkenalkan di HUT ke-81, Bawa Filosofi Beskap dan Kearifan Lokal

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:14

HUT ke-81 TNI, Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq: TNI Penjaga Rakyat, DPRD Siap Bersinergi Kawal Pembangunan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:53

HUT TNI ke-81, Kapolres Kendal Dorong Soliditas TNI-Polri Jaga Kamtibmas

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:37

Rogoh Rp340,86 Miliar, Jababeka Caplok 51 Persen Saham Kawasan Industri Seafer Kendal, Siapkan Pengembangan 500 Hektare

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:35

Gara-gara Tantangan Medsos, Pelajar di Kendal Terlibat Tawuran hingga Berujung Proses Hukum

Berita Terbaru

Secret Link