Pembudi Daya Tak Perlu Lagi Cari Bibit ke Luar Daerah, Kendal Bangun Balai Benih Ikan di Sukorejo

- Pewarta

Rabu, 1 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kendal Hudi Sambodo bersama jajaran meninjau lahan calon pembangunan Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Sentul, Kecamatan Sukorejo, Selasa (30/6/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kendal Hudi Sambodo bersama jajaran meninjau lahan calon pembangunan Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Sentul, Kecamatan Sukorejo, Selasa (30/6/2026). (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Kabar baik bagi para pembudi daya ikan di wilayah barat atas Kabupaten Kendal. Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) mulai menyiapkan pembangunan Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Sentul, Kecamatan Sukorejo. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu mengatasi persoalan yang selama ini dihadapi para pembudi daya, yakni sulitnya memperoleh benih ikan tanpa harus keluar daerah.

Selama bertahun-tahun, sebagian besar pembudi daya ikan di kawasan Sukorejo, Plantungan, Pageruyung, Patean hingga sekitarnya harus membeli benih dari Kabupaten Batang maupun Temanggung. Selain membutuhkan waktu lebih lama, mereka juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi dan distribusi.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kendal, Hudi Sambodo, mengatakan pembangunan Balai Benih Ikan di Desa Sentul menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat, khususnya para pembudi daya ikan di wilayah barat atas.

Saat ini Kabupaten Kendal baru memiliki satu Balai Benih Ikan yang berada di Kecamatan Boja. Menurutnya, keberadaan satu BBI tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan benih ikan di seluruh wilayah Kabupaten Kendal yang memiliki sentra budidaya cukup luas.

“Selama ini masyarakat kalau membeli benih ikan harus ke Kabupaten Batang atau Temanggung,” ujar Hudi saat meninjau pengukuran lahan calon Balai Benih Ikan di Desa Sentul, Selasa (30/6).

Ia menjelaskan, pembangunan BBI di Sukorejo diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi benih ikan. Dengan lokasi yang lebih dekat, pembudi daya tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar daerah sehingga proses budidaya dapat berjalan lebih efisien.

Kemudahan memperoleh benih juga diharapkan berdampak pada meningkatnya produksi perikanan budidaya di Kabupaten Kendal. Selama ini, ketersediaan benih menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha para pembudi daya.

Balai Benih Ikan tersebut rencananya dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 5.200 meter persegi. Lokasi di Desa Sentul dipilih karena memiliki sumber mata air yang mengalir sepanjang tahun. Kondisi tersebut dinilai sangat mendukung kegiatan pembenihan ikan karena pasokan air tetap tersedia, termasuk ketika musim kemarau.

“Lahan di Sentul ini memiliki sumber mata air yang langsung mengalir ke lokasi. Selama ini airnya terus mengalir meskipun musim kemarau,” kata Hudi.

Selain memenuhi kebutuhan pembudi daya ikan di Kendal, keberadaan BBI baru juga dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan pasokan ikan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan konsumsi ikan sehingga ketersediaan benih menjadi bagian penting dalam menjaga produksi.

Menurut Hudi, apabila kebutuhan benih dapat dipenuhi dari dalam daerah, para pembudi daya akan lebih mudah mengembangkan usahanya. Di sisi lain, pemerintah daerah juga memiliki sumber benih yang lebih dekat untuk mendukung peningkatan produksi ikan di Kendal.

“Apalagi sekarang ada Program Makan Bergizi Gratis, sehingga kebutuhan ikan akan meningkat. Nantinya bibit ikan bisa disediakan dari BBI yang akan dibangun di Desa Sentul, Sukorejo ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kementerian Kelautan dan Perikanan saat ini juga memiliki program budidaya perikanan tematik bagi desa-desa yang memenuhi persyaratan. Menurutnya, pembangunan Balai Benih Ikan di Sukorejo menjadi peluang yang perlu dimanfaatkan agar Kabupaten Kendal dapat mengikuti program tersebut.

Dengan adanya BBI baru, kebutuhan benih ikan di Kabupaten Kendal diharapkan dapat dipenuhi secara bertahap dari dalam daerah. Hal itu sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan benih dari kabupaten lain yang selama ini masih menjadi pilihan para pembudi daya.

“Ini harus kita tangkap sebagai peluang bahwa BBI memang sangat dibutuhkan. Kalau tidak kita bangun, kebutuhan bibit ikan masyarakat tidak akan terpenuhi. Karena itu, kita harus menambah stok benih melalui pembangunan BBI baru ini,” tegas Hudi.

Pembangunan Balai Benih Ikan di Desa Sentul juga diharapkan menjadi penunjang pengembangan sektor perikanan budidaya di wilayah barat atas Kendal. Selain memudahkan akses benih, fasilitas tersebut nantinya diharapkan mampu memperkuat ketersediaan stok ikan sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Pewarta : Cahya
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas
Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar
IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni
Warga Binaan Lapas Plantungan Belajar Restorative Justice dan Hak Hukum
Belajar dari Blora, Kendal Bidik Beras Organik untuk Angkat Ekonomi Petani
SMA NU 05 Brangsong Gelar Padispintal, Bentuk Siswa Disiplin dan Berjiwa Kepemimpinan
Mahfud Sodiq dan Forwaken Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang di Anak Krakatau
Bidpropam Polda Jateng Gelar Baksos Air Bersih untuk Warga Desa Tejorejo

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:37

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas

Rabu, 30 September 2026 - 13:00

Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Selasa, 29 September 2026 - 17:00

IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni

Selasa, 29 September 2026 - 13:27

Warga Binaan Lapas Plantungan Belajar Restorative Justice dan Hak Hukum

Minggu, 27 September 2026 - 16:29

Belajar dari Blora, Kendal Bidik Beras Organik untuk Angkat Ekonomi Petani

Berita Terbaru

Secret Link