GP Ansor Brangsong Didorong Adaptif Hadapi Era Digital dan Perkuat Gerakan Sosial

- Pewarta

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Tengah menyerahkan dokumen kepengurusan secara simbolis kepada jajaran PAC GP Ansor Brangsong saat prosesi pelantikan pengurus di halaman Gedung MWC NU Brangsong, Desa Sidorejo, Kendal, Sabtu (9/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Perwakilan Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Tengah menyerahkan dokumen kepengurusan secara simbolis kepada jajaran PAC GP Ansor Brangsong saat prosesi pelantikan pengurus di halaman Gedung MWC NU Brangsong, Desa Sidorejo, Kendal, Sabtu (9/5/2026). (Istimewa/Wawasannews)

Kendal, Wawasannews.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Brangsong didorong melakukan transformasi organisasi melalui penguatan komunitas digital, kaderisasi berkelanjutan, serta gerakan sosial yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pesan tersebut mengemuka dalam pelantikan kepengurusan PAC GP Ansor Brangsong sekaligus peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-92 GP Ansor yang digelar di halaman Gedung MWC NU Brangsong, Desa Sidorejo, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan berlangsung semarak dan penuh khidmat dengan dihadiri jajaran Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Tengah, PC GP Ansor Kendal, unsur Forkopimcam Brangsong, pengurus MWC NU, badan otonom NU, organisasi kepemudaan, hingga tokoh masyarakat.

Perwakilan PW GP Ansor Jawa Tengah, Khafidzin, menegaskan organisasi kepemudaan saat ini tidak cukup hanya mengandalkan pola kaderisasi konvensional. Menurutnya, Ansor perlu beradaptasi dengan perubahan zaman melalui penguatan ekosistem digital sekaligus menjaga tradisi gerakan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga  KPK Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus Rita Widyasari Meski Telah Bebas

Ia menyebut tantangan organisasi pemuda saat ini semakin kompleks, mulai dari perubahan pola komunikasi, perkembangan teknologi, hingga kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“GP Ansor hari ini harus mampu menjawab tantangan zaman. Kaderisasi, penguatan digital, dan kegiatan sosial harus berjalan beriringan agar organisasi tetap hidup dan berkembang,” tegas Khafidzin.

Selain penguatan digital, setiap PAC juga didorong menjalankan kewajiban organisasi sesuai standar akreditasi, seperti pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD), Diklatsar Banser, pembentukan ranting, penguatan MDS Rijalul Ansor, dan konsolidasi organisasi secara berkala.

Prosesi inti kegiatan ditandai dengan pelantikan pengurus PAC GP Ansor Brangsong oleh PW GP Ansor Jawa Tengah, disusul pengukuhan departemen PAC, MDS Rijalul Ansor, serta Satkoryon Banser Brangsong.

Baca Juga  Kendal Hasilkan 437 Ton Sampah per Hari, 100 Ton Akan Diolah Jadi Energi di Semarang

Ketua Tanfidziyah MWC NU Brangsong KH. Nurhamid menekankan bahwa kader Ansor merupakan aset strategis Nahdlatul Ulama dalam menyiapkan generasi pemimpin masa depan.

“Pemuda hari ini adalah generasi pemimpin yang akan datang. Ansor adalah penerus dan pengganti NU ke depan. Karena itu berkhidmahlah dengan ikhlas,” ujarnya.

Ketua PC GP Ansor Kendal H. Ali Nurudin juga mendorong PAC GP Ansor Brangsong agar terus menghadirkan inovasi program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.

Menurutnya, organisasi kepemudaan harus mampu menghadirkan manfaat nyata, baik melalui kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, maupun penguatan kapasitas kader.

“PAC GP Ansor Brangsong harus mampu menghadirkan inovasi organisasi agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat dan organisasi tidak tertinggal oleh perkembangan zaman,” katanya.

Baca Juga  BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama, hiburan religi oleh grup qosidah New Syakira, serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur Harlah ke-92 GP Ansor.

Momentum ini menjadi titik awal penguatan Ansor Brangsong sebagai organisasi pemuda yang tidak hanya solid secara kaderisasi, tetapi juga siap bertransformasi menghadapi era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan pengabdian sosial.

Pewarta : Zidnal
Editor riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pengobatan Gratis di Bandengan Ringankan Beban Warga Kampung Nelayan
MAN Kendal Bidik Go International Usai Cetak 115 Siswa Masuk PTN
Drawing Piala Asia 2027 Bikin Heboh, Timnas Indonesia Jumpa Thailand Lagi
Nasyiatul Aisyiyah Kendal Perkuat Edukasi Remaja Lawan HIV dan Narkoba
Rezza Arief Budy Artha Terpilih sebagai Ketua Umum PW MES Jawa Tengah Periode 2026–2031
Erupsi Gunung Dukono Telan Korban Jiwa, Tim SAR Masih Cari Pendaki Hilang
LKBN ANTARA Perkuat Kompetensi Pers Mahasiswa Unsoed Lewat Pelatihan Jurnalistik
SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo Cetak Siswa Berprestasi di Akademik dan Non-Akademik

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 09:27

GP Ansor Brangsong Didorong Adaptif Hadapi Era Digital dan Perkuat Gerakan Sosial

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:43

Pengobatan Gratis di Bandengan Ringankan Beban Warga Kampung Nelayan

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:23

MAN Kendal Bidik Go International Usai Cetak 115 Siswa Masuk PTN

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:23

Drawing Piala Asia 2027 Bikin Heboh, Timnas Indonesia Jumpa Thailand Lagi

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:57

Nasyiatul Aisyiyah Kendal Perkuat Edukasi Remaja Lawan HIV dan Narkoba

Berita Terbaru