KENDAL, Wawasannews.com – Suasana haru mewarnai pelepasan Jemaah Calon Haji Kloter 18 asal Kabupaten Kendal di Alun-alun Kabupaten Kendal, Minggu (26/4/2026). Ratusan keluarga tampak mengantar keberangkatan para jamaah yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Ketua Komisi D DPRD Kendal, Dedy Ashari Styawan, turut hadir dalam pelepasan tersebut sekaligus mengantarkan salah satu anggotanya, Ikhwan, yang berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini.
Ia berharap seluruh jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Menurut Dedy, ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan keikhlasan.
Ia mendoakan seluruh jamaah asal Kendal selalu diberi kesehatan, kemudahan, dan keselamatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kelancaran, kemudahan dalam setiap rangkaian ibadah, serta menjadikan seluruh jamaah sebagai haji yang mabrur dan mabruroh,” katanya.
Ia juga berharap sepulang dari ibadah haji, para jamaah dapat menjadi pribadi yang lebih baik serta mampu menjadi teladan di lingkungan masyarakat. Menurutnya, pengalaman spiritual selama berhaji diharapkan membawa perubahan positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan di daerah.
Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permansari secara langsung melepas keberangkatan jamaah haji dan menyampaikan pesan khusus agar seluruh calon jamaah menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan ketakwaan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kendal maupun pribadi, saya turut berbahagia dan mengucapkan selamat kepada para calon haji Kabupaten Kendal yang telah mendapat kesempatan memenuhi panggilan Allah Subhanahu Wata’alla untuk menunaikan ibadah haji tahun ini,” ujar Bupati.
Bupati Dyah menegaskan bahwa ibadah haji merupakan simbol totalitas penghambaan kepada Allah SWT, di mana setiap jamaah meninggalkan keluarga, pekerjaan, dan urusan dunia demi menjalankan perintah-Nya.
Ia juga berpesan agar para jamaah senantiasa meluruskan niat ibadah semata-mata karena Allah Ta’ala, menjaga kesehatan, memperkuat kesabaran, serta saling membantu antarjamaah, terutama bagi jamaah lanjut usia dan mereka yang membutuhkan perhatian khusus.
Pewarta: Wwn
Editor: Riyadi









