Isu Fusi Gerindra–NasDem Mengemuka, Dasco Tegaskan Tak Pernah Dibahas

- Pewarta

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (Istimewa/Wawasannews)

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Isu mengenai rencana fusi atau penyatuan Partai Gerindra dengan Partai NasDem yang sempat mencuat di ruang publik dipastikan tidak benar. Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa tidak pernah ada pembicaraan terkait hal tersebut di internal partainya.

Di kutip dari antaranews.com, Dasco mengaku justru merasa heran dengan munculnya isu tersebut dan mempertanyakan sumber informasi yang menyebarkannya.

“Kita juga, begitu dengar, bingung sebenarnya dari mana asalnya,” ujar Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, klarifikasi juga telah lebih dulu disampaikan oleh Partai NasDem sebagai pihak yang turut disebut dalam isu tersebut. Karena itu, ia menilai penjelasan yang ada sudah cukup untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.

Baca Juga  Kwarcab Kendal Gelar Rakercab 2025, Mantapkan Pramuka Mandiri, Inovatif, dan Berdampak Nyata

“NasDem juga sudah duluan menjelaskan karena subjeknya NasDem, jadi kami rasa itu sudah cukup,” tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa menegaskan bahwa tidak ada pembahasan mendalam terkait wacana merger atau fusi dengan partai lain di internal partainya. Ia menyebut fokus NasDem saat ini adalah memperkuat konsolidasi organisasi serta membangun struktur partai, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Senada dengan itu, Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya juga menyampaikan bahwa Ketua Umum NasDem Surya Paloh lebih mengedepankan konsep political bloc atau blok politik, bukan penggabungan partai secara formal.

Konsep tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk membangun kerja sama politik tanpa harus meleburkan identitas masing-masing partai.

Baca Juga  Mendikdasmen : Dorong Literasi Keagamaan Lintas Budaya, Kunci Bangun Generasi Toleran di Indonesia

Mencuatnya isu fusi ini menunjukkan dinamika politik nasional yang terus berkembang, terutama menjelang agenda politik ke depan. Namun demikian, baik Partai Gerindra maupun Partai NasDem menegaskan komitmennya untuk tetap fokus pada penguatan internal dan konsolidasi organisasi.

Dengan adanya klarifikasi dari kedua belah pihak, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, khususnya yang belum terverifikasi kebenarannya.

Pewarta : Fuad
Editor : Riyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Koalisi Data Terbangun, BPS Gandeng Pemda dan Media Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Dari Data ke Aksi, BPS Kendal Ajak Media Sukseskan Sensus Ekonomi
PSIS Tunjuk Kas Hartadi, Dua Laga Terakhir Jadi Penentuan Nasib
GT World Challenge Asia 2026 Digelar di Mandalika, Ajang Balap Dunia Kembali ke Indonesia
Audiensi PDKN dan Lembaga Pendidikan ke DPD RI, Soroti Beasiswa hingga Kebebasan Akademik
Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Momentum Beli atau Sinyal Waspada?
Kempo Indonesia Berduka, Pendiri Perkemi Indra Kartasasmita Tutup Usia
Volkswagen Luncurkan Dua Mobil Listrik Baru di China, Usung Teknologi AI dan LiDAR

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 13:00

Koalisi Data Terbangun, BPS Gandeng Pemda dan Media Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 23 April 2026 - 08:51

Dari Data ke Aksi, BPS Kendal Ajak Media Sukseskan Sensus Ekonomi

Kamis, 23 April 2026 - 08:33

PSIS Tunjuk Kas Hartadi, Dua Laga Terakhir Jadi Penentuan Nasib

Rabu, 22 April 2026 - 15:53

GT World Challenge Asia 2026 Digelar di Mandalika, Ajang Balap Dunia Kembali ke Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 10:45

Audiensi PDKN dan Lembaga Pendidikan ke DPD RI, Soroti Beasiswa hingga Kebebasan Akademik

Berita Terbaru