SPORT, Wawasannews.com – Setenang Senne Lammens! Kiper muda Manchester United itu menjadi pahlawan kemenangan saat timnya menundukkan Everton dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Liga Inggris, Selasa (24/2/2026) dini hari WIB. Jika bukan karena aksi gemilangnya di bawah mistar, bukan tidak mungkin Setan Merah pulang dengan tangan hampa.
Bertanding di Hill-Dickinson Stadium, Manchester United mendapat tekanan hebat dari tuan rumah. Meski kalah penguasaan bola, Everton tampil agresif dengan melepaskan 12 percobaan, empat di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sebaliknya, MU hanya mampu mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran dari total 11 percobaan.
Di tengah gempuran bertubi-tubi itu, nama Senne Lammens mencuat sebagai tembok kokoh. Kiper asal Belgia tersebut mencatatkan empat penyelamatan krusial sepanjang 90 menit. Ia juga empat kali sukses meninju bola hasil kiriman silang dan situasi bola mati, serta dua kali mengamankan duel udara di area berbahaya.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu momen paling menentukan terjadi saat Everton mendapat tendangan sudut dan para pemain lawan berusaha mengganggu konsentrasinya. Dengan ketenangan luar biasa, Lammens melompat dan menangkap bola di tengah kerumunan. Aksi heroiknya berlanjut di masa injury time ketika ia menggagalkan sepakan Loanee George pada menit ke-93.
Kemenangan MU dipastikan lewat gol tunggal Benjamin Sesko pada menit ke-72. Gol tersebut menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat dan penuh tekanan.
Manajer interim MU, Michael Carrick, memberikan pujian tinggi kepada penjaga gawangnya. Menurutnya, sosok kiper yang bisa menenangkan situasi jauh lebih penting dibanding sekadar melakukan penyelamatan spektakuler. Ia menilai Lammens telah menunjukkan kedewasaan dan ketenangan yang dibutuhkan tim di momen-momen krusial.
Pujian serupa datang dari pelatih Everton, David Moyes. Ia menyebut Lammens sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut karena sukses menggagalkan sejumlah peluang emas, termasuk sundulan dan tembakan jarak dekat yang seharusnya berbuah gol.
Sejak dipercaya menjadi starter, Lammens turut membawa stabilitas di lini belakang MU. Dari 19 penampilannya sebagai starter, Setan Merah hanya menelan dua kekalahan. Statistik itu mempertegas betapa vital perannya dalam menjaga asa MU bersaing di papan atas klasemen.
Kemenangan ini sekaligus menunjukkan efektivitas serangan balik MU yang mematikan, namun di atas segalanya, laga ini akan selalu dikenang sebagai malam ketika ketenangan Senne Lammens menjadi penentu tiga poin penting bagi Manchester United.








