JAKARTA, Wawasannews – Wahid Foundation meluncurkan inisiatif digital berbasis komunitas bernama Maitra, sebuah platform yang dirancang untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan sosial perempuan akar rumput di seluruh Indonesia.
Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid menjelaskan bahwa gerakan ini berakar pada keyakinan bahwa perdamaian sejati tidak bisa dipisahkan dari keadilan sosial dan kesejahteraan ekonomi.
“Sejak 2013, kami membangun Desa Damai sebagai ruang bagi perempuan untuk berperan, berdialog, dan membangun kepercayaan lintas perbedaan. Kini melalui Koperasi Cinta Damai Wahid dan platform digital Maitra, kami ingin memastikan perempuan, terutama yang paling rentan, tidak hanya memiliki suara, tetapi juga akses dan kekuatan untuk menata kehidupannya,” ujar Yenny dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (9/11/2025).
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, Maitra akan menjadi ekosistem digital yang menghubungkan nilai, modal, dan solidaritas sosial melalui akses permodalan, pelatihan digital, serta jejaring antarkomunitas di berbagai daerah. Langkah ini merupakan kelanjutan dari dua inisiatif Wahid Foundation sebelumnya, yakni Desa Damai dan Koperasi Cinta Damai Wahid, yang telah terbukti meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat kohesi sosial di tingkat komunitas.
Sejak berdiri, program Desa Damai telah menjangkau lebih dari 80.000 penduduk di tujuh provinsi dan melibatkan ribuan perempuan serta pemuda sebagai agen perdamaian. Sementara itu, Koperasi Cinta Damai Wahid kini memiliki lebih dari 1.960 anggota aktif perempuan, dengan tingkat pengembalian pinjaman mencapai 98 persen, serta menumbuhkan lebih dari 200 usaha mikro perempuan di berbagai daerah.
Peluncuran platform digital Maitra diharapkan dapat memperluas jangkauan gerakan ekonomi damai tersebut. “Ketika perempuan tumbuh, keluarga menjadi kuat. Ketika keluarga kuat, Indonesia menjadi lebih damai dan berdaya,” tegas Yenny. (cahya)








