JAKARTA, Wawasannews – TNI Angkatan Udara (TNI AU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penanggulangan bencana banjir di sejumlah wilayah Sumatra melalui penyaluran bantuan logistik secara berkelanjutan. Dukungan tersebut dikoordinasikan dari posko utama di Jakarta hingga langsung menjangkau daerah terdampak banjir.
Bantuan yang disalurkan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari beras, peralatan kelistrikan, sarana telekomunikasi, hingga penyediaan air bersih. Khusus di Provinsi Aceh, distribusi beras dilakukan melalui kerja sama dengan Perum Bulog dengan volume hampir 20 ton setiap hari yang disalurkan ke wilayah Bener Meriah dan Takengon.
Asisten Operasi (Asops) Kepala Staf Komando Operasi Udara I (Kaskoopsud I), Kolonel PNB Gusti Made Yoga Ambara, menjelaskan bahwa pola distribusi bantuan saat ini lebih dioptimalkan melalui bandara terdekat dibandingkan metode penerjunan dari udara. Menurutnya, jalur tersebut dinilai lebih efektif karena mampu mengangkut logistik dalam jumlah yang lebih besar.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bekerja sama dengan Bulog, hampir setiap hari kami mendukung penyaluran sekitar 20 ton beras ke daerah Bener Meriah dan Takengon,” ujar Kolonel Yoga saat berbincang dalam segmen TNI Menyapa di PRO3 RRI, Jumat (9/1/2026).
Ia mencontohkan penyaluran bantuan di wilayah Lhokseumawe yang dilakukan dengan mekanisme pengambilan langsung oleh perwakilan puluhan desa dari bandara setempat. Skema ini dinilai mampu mempercepat distribusi serta memudahkan masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok.
“Kalau penerjunan dari udara kapasitasnya terbatas. Pesawat yang seharusnya bisa membawa lima ton, jika diterjunkan hanya sekitar satu ton. Karena itu, kami pilih menurunkan di bandara terdekat agar distribusinya lebih optimal,” jelasnya.
Kolonel Yoga menegaskan, TNI AU akan selalu berupaya hadir secara cepat dan responsif dalam setiap penanggulangan bencana di Tanah Air. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada, saling membantu, serta mematuhi arahan pemerintah dan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. (ucl)








