Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

- Pewarta

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BMKG memantau aktivitas seismik regional di ruang monitoring gempa bumi, setelah terjadi guncangan Magnitudo 5,4 yang berpusat di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (15/11/2025). (Istimewa/Wawasannews)

Petugas BMKG memantau aktivitas seismik regional di ruang monitoring gempa bumi, setelah terjadi guncangan Magnitudo 5,4 yang berpusat di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (15/11/2025). (Istimewa/Wawasannews)

TALAUD, Wawasannews – Gempa bumi bermagnitudo 5,4 mengguncang wilayah Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (15/11/2025) pukul 12.33.30 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan episenter gempa terletak pada koordinat 4,20° LU dan 126,80° BT dengan kedalaman 27 kilometer.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tersebut termasuk kategori dangkal yang dipicu aktivitas subduksi lempeng. “Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ujarnya dalam siaran pers.

Guncangan dirasakan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud pada skala III MMI. Getaran terasa jelas di dalam rumah, mirip getaran ketika truk besar melintas. Meski demikian, hingga kini belum ada laporan kerusakan bangunan atau dampak signifikan lainnya.

Baca Juga  Gelar Sosialisasi Empat Pilar, Eka Widodo Ajak Generasi Muda Tanamkan Nasionalisme

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami berdasarkan hasil pemodelan. Hingga pukul 13.00 WIB, tidak terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).

Daryono mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak termakan isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga diingatkan untuk menjauhi bangunan retak atau rusak akibat guncangan, serta memastikan kondisi rumah masing-masing aman dan memenuhi standar ketahanan gempa. (fuad)

Berita Terkait

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance
Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain
KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru
Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik
Mensos Tegaskan Keterbukaan Data Bansos demi Penyaluran yang Tepat Sasaran
TNI AU Perkuat Distribusi Logistik untuk Korban Banjir di Sumatra
Kapolres Kendal Tinjau Produksi dan Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Brangsong

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:11

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:23

Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain

Senin, 12 Januari 2026 - 13:32

KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan

Senin, 12 Januari 2026 - 13:05

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 - 12:58

Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik

Berita Terbaru