Sejumlah Siswa SMPN 1 Kendal Alami Keluhan Kesehatan Usai Santap Makan Bergizi Gratis

- Pewarta

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi menu mbg. (Istimewa/Wawasannews)

Ilustrasi menu mbg. (Istimewa/Wawasannews)

Kendal, Wawasannews.com – Sebanyak 17 siswa SMP Negeri 1 Kendal mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (26/11/2025) pagi. Para siswa mengaku pusing dan mual tidak lama setelah makan, sekitar pukul 09.30 WIB, sehingga pihak sekolah segera mengambil langkah penanganan.

Dari total 17 siswa yang melapor, 10 di antaranya dirujuk ke IGD RSUD Soewondo Kendal, 5 siswa dibawa ke Puskesmas Kendal, sementara 2 siswa lain ditangani secara lebih ringan dan dipantau di rumah. Seluruh siswa mendapatkan pemeriksaan medis dan pendampingan dari tenaga kesehatan maupun pihak sekolah.

Salah satu guru, Anita Susanti, menjelaskan bahwa menu MBG yang disajikan untuk siswa kelas 8 terdiri dari sayur sawi, oseng daging, dan tempe goreng. Sebelum dibagikan, dua guru sempat mencicipi makanan tersebut sebagai bentuk pengecekan awal.

Baca Juga  Jafar/Felisha jadi finalis kelima Indonesia di Australia Open 2025

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya sebelum dibagikan, guru mencicipi terlebih dahulu. Ada dua guru yang mencoba makanan dan mengaku sedikit pusing, tetapi tidak ada keluhan lanjutan sehingga menu tetap dibagikan ke tujuh kelas,” terang Anita.

Beberapa waktu setelah pembagian, sejumlah siswa mulai menyampaikan keluhan pusing dan mual kepada guru. Menyikapi hal itu, sekolah segera menghubungi layanan kesehatan dan membawa siswa ke fasilitas terdekat. “Total ada 17 siswa yang mengeluh pusing dan mual. Yang dibawa ke RSUD Kendal ada 10 anak, 5 ke Puskesmas Kendal, sedangkan dua lainnya masih dalam pemantauan ringan,” ujar guru lainnya, Cicik.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Kendal bersama instansi terkait melakukan pemeriksaan sampel makanan. Satu per satu komponen menu, mulai dari nasi, sayur, daging hingga buah, diuji menggunakan alat tes untuk menelusuri sumber keluhan yang dialami siswa. Dari pemeriksaan awal, sampel sayuran menunjukkan indikasi mengandung zat yang diduga memicu gejala pusing dan mual, namun kesimpulan pastinya masih menunggu hasil laboratorium lanjutan.

Baca Juga  Ketua DPRD Kendal Dukung Rencana Kembalinya Sekolah 6 Hari, Paparkan Tujuh Alasan

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando Rad Bonay, menyampaikan bahwa tim gerak cepat Dinas Kesehatan telah turun ke lokasi begitu menerima laporan. “Kami bekerja sama dengan Polres Kendal untuk memeriksa makanan dan mendata seluruh siswa yang mengalami keluhan. Gejala yang muncul rata-rata berupa pusing dan mual,” jelasnya.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, juga mendatangi IGD RSUD Soewondo untuk melihat langsung kondisi para siswa. “Kami akan berkoordinasi dengan Koordinator MBG di Kendal. Ada beberapa siswa yang kondisinya lemas, tetapi secara umum sudah berangsur membaik,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Dinas Kesehatan, pihak sekolah, dan koordinator program MBG terus berkoordinasi sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Hasil tersebut akan menjadi dasar evaluasi dan penguatan pengawasan kualitas makanan, agar program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dengan baik dan aman bagi para siswa. (fad)

Baca Juga  Festival Pencak Silat Tradisi Se-Jabodetabek Perkuat Identitas Budaya dan Kebhinekaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dewan Pers Pastikan Platform Digital Jalankan Perpres 32 Tahun 2024
Dugaan Intimidasi Pedagang Es, Kawan Indonesia Minta Panglima TNI dan Kapolri Bertindak
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Pulau Jawa, Getaran Terasa hingga Lombok
KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Oknum Ditjen Pajak dalam Kasus Manipulasi PBB PT Wanatiara
Bersama Bhayangkari, Polres Kendal Salurkan Menu MBG di SDN Tambakrejo
Garda Bangsa Jateng Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden, Kholid: Amanat Reformasi Harus Dijaga
Tanggul Kali Bodri Tergerus, Polisi dan Pemdes Pasang Tanda Bahaya
Perkuat Karakter Mahasiswa, UIN Palembang Hadirkan Orang Tua Wali Mahasiswa KIP Kuliah

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:41

Dewan Pers Pastikan Platform Digital Jalankan Perpres 32 Tahun 2024

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:01

Dugaan Intimidasi Pedagang Es, Kawan Indonesia Minta Panglima TNI dan Kapolri Bertindak

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:20

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Pulau Jawa, Getaran Terasa hingga Lombok

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:31

Bersama Bhayangkari, Polres Kendal Salurkan Menu MBG di SDN Tambakrejo

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:18

Garda Bangsa Jateng Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden, Kholid: Amanat Reformasi Harus Dijaga

Berita Terbaru