KENDAL, Wawasannews.com – Suasana khidmat menyelimuti Sanggar Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kendal, Sabtu malam (22/2/2026), saat puluhan anggota Pramuka mengikuti Renungan Hari Baden Powell Tahun 2026. Kegiatan reflektif tersebut diikuti 90 peserta yang berasal dari unsur Andalan Kwarcab, Pusdiklatcab, Dewan Kerja Cabang (DKC), Ubaloka, hingga Dewan Kerja Ranting (DKR) se-Kabupaten Kendal.
Renungan yang dimulai pukul 20.00 WIB itu menjadi momentum penting untuk memperingati hari kelahiran Lord Baden Powell, pendiri Gerakan Pramuka Sedunia. Dalam suasana hening dan penuh penghayatan, renungan dipimpin langsung oleh Sekretaris Kwartir Cabang Kendal, Kak Eko Hadiwiyatno, S.Pd., M.Pd.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai simbol komitmen kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air. Suasana semakin syahdu ketika seluruh peserta larut dalam rangkaian renungan yang sarat makna dan refleksi diri.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam penyampaiannya, Kak Eko menekankan bahwa nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka tidak boleh berhenti pada tataran hafalan dan seremonial semata. Ia mengajak seluruh anggota Pramuka untuk benar-benar mengimplementasikan nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Satya dan Darma bukan hanya diucapkan saat latihan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Pertanyaannya, sejauh mana kita sudah mengamalkannya dalam kehidupan sosial kita,” ujarnya di hadapan peserta.
Lebih lanjut, Kak Eko menegaskan pentingnya peran generasi muda Pramuka sebagai agen perubahan di tengah dinamika zaman. Menurutnya, Pramuka harus tampil sebagai pelaku yang aktif, bukan sekadar penonton.
“Jangan menjadi penonton di era perubahan ini. Jadilah aktor penggerak dan pembawa perubahan. Inilah pesan penting bagi generasi penerus Pramuka,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta memperkuat rasa cinta alam dan tanah air. Nilai-nilai tersebut dinilai sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berjiwa pengabdian.
Pada sesi berikutnya, peserta diajak menelusuri kembali sejarah singkat perjalanan Baden Powell beserta pesan terakhirnya yang legendaris. Dalam pesan tersebut, Bapak Pandu Sedunia menekankan bahwa kebahagiaan sejati dapat diraih dengan membahagiakan orang lain serta berupaya meninggalkan dunia dalam kondisi yang lebih baik.
Pesan tersebut sejalan dengan semangat Gerakan Pramuka yang menekankan pengabdian, kepedulian sosial, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Kegiatan renungan ditutup dengan lantunan lagu “Syukur” yang dinyanyikan bersama. Nuansa haru dan kebersamaan terasa kuat, menjadi simbol rasa syukur sekaligus tekad untuk terus belajar dan mengabdi.
Melalui Renungan Hari Baden Powell Tahun 2026 ini, Kwarcab Kendal berharap seluruh anggota Pramuka di Kabupaten Kendal semakin menguatkan komitmen untuk mengamalkan Satya dan Darma dalam kehidupan nyata, serta siap menjadi generasi muda berkarakter yang membawa perubahan positif bagi bangsa dan negara.
Pewarta : Fuad Dwi
Editor : Saefudin








