Kegiatan dibuka oleh Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Tim Pemberantasan BNNK Kendal, Reza Amin Nugroho. Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap pola baru penyelundupan narkoba yang memanfaatkan jalur logistik. Menurutnya, penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelap yang kini sering dikemas dalam bentuk paket lintas daerah menjadi ancaman serius. Kehadiran BNNK Kendal dalam kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman komprehensif bagi seluruh unsur JNE mengenai risiko dan dampak dari modus-modus tersebut.
Kepala BNNK Kendal, Anna Setiyawati, S.Sos., M.M., memberikan pesan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol Dr. H. Agus Rohmat, S.I.K., S.H., M.Hum., terutama setelah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Asperindo Jateng. Sinergi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat benteng pertahanan di sektor logistik yang kini menjadi salah satu jalur rawan penyelundupan.
Sosialisasi yang diberikan mencakup penjelasan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, pola distribusi jaringan narkotika melalui layanan ekspedisi, serta pentingnya peran setiap individu dalam mendeteksi aktivitas mencurigakan. Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine menggunakan metode rapid 7 parameter bagi 22 peserta dari berbagai unsur operasional JNE Kendal.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT

Anna Setiyawati mengungkapkan bahwa meningkatnya upaya penyelundupan narkotika melalui paket pengiriman resmi menjadi perhatian serius. Pemanfaatan kurir dan layanan ekspedisi sebagai media distribusi oleh jaringan sindikat narkotika menuntut adanya penguatan sistem pengawasan. Melalui kemitraan dengan JNE Kendal, BNNK berharap ada peningkatan kewaspadaan serta komitmen bersama dalam menjaga keamanan jalur logistik di wilayah Kendal.
Dari hasil tes urine, seluruh peserta dinyatakan negatif dan tidak mengandung narkotika. Hasil ini diapresiasi sebagai bentuk komitmen JNE Kendal terhadap integritas layanan dan keamanan distribusi barang. Melalui kegiatan ini, BNNK Kendal berharap dapat memperkuat pengawasan di titik-titik rawan sekaligus memastikan sektor logistik tetap bersih dari potensi penyalahgunaan. Upaya berkelanjutan ini menjadi bagian penting dalam menyelamatkan generasi bangsa serta mewujudkan Kendal Bersinar, Bersih dari Narkoba. (Red)








