Serangan Dahsyat Israel di Gaza: Netanyahu Langgar Gencatan Senjata, Hamas Tegaskan Tak Bersalah

- Pewarta

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ledakan di Jalur Gaza pasca serangan udara Israel, Rabu (29/10/2025). (AFP/Wawasannews)

Ledakan di Jalur Gaza pasca serangan udara Israel, Rabu (29/10/2025). (AFP/Wawasannews)

GAZA, Wawasannews – Ketegangan kembali memanas di Jalur Gaza setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memerintahkan militer untuk melancarkan serangan dahsyat di tengah masa gencatan senjata yang masih berlangsung. Menurut Badan Pertahanan Sipil Gaza, setidaknya tiga serangan udara dilancarkan oleh Israel ke wilayah Palestina pada Rabu (29/10/2025).

“Pendudukan kini membombardir Gaza dengan setidaknya tiga serangan udara meskipun ada perjanjian gencatan senjata,” ujar juru bicara Badan Pertahanan Sipil Gaza, Mahmud Bassal, kepada AFP. Para saksi mata di lapangan melaporkan terdengarnya ledakan besar, namun hingga kini belum ada informasi resmi mengenai korban jiwa.

Sebelumnya, Israel menuduh kelompok Hamas melanggar perjanjian gencatan senjata. Menyusul tuduhan tersebut, Netanyahu menggelar konsultasi keamanan dan langsung memerintahkan militer untuk melancarkan serangan besar-besaran ke Gaza.

Baca Juga  Makanan Bergizi dari Kacang-Kacangan: Pilihan Camilan Sehat untuk Tubuh

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah konsultasi keamanan, Perdana Menteri Netanyahu menginstruksikan militer untuk segera melancarkan serangan dahsyat di Jalur Gaza,” demikian pernyataan resmi dari Kantor PM Israel, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (28/10/2025).

Israel menuduh Hamas berupaya mengubur kembali jenazah para sandera yang tersisa, dan menuding kelompok tersebut melanggar kesepakatan gencatan senjata. “Hamas berbohong. Mereka tahu di mana para sandera berada. Penggalian yang direkayasa merupakan pelanggaran serius yang membahayakan gencatan senjata,” ujar Kementerian Luar Negeri Israel.

Namun, Hamas membantah tuduhan tersebut. Dalam pernyataan resminya, Hamas menyebut klaim Israel sebagai “upaya menyesatkan opini publik” dan menegaskan bahwa justru pihak Israel yang menghalangi pemulangan jenazah tawanan.

Baca Juga  CBP dan KPP Jateng Gelar Aksi Tanam Pohon, Wujudkan Kader Pelajar Berkarakter Hijau

“Israel mencegah mesin berat dan tim pencari, termasuk personel Palang Merah, memasuki area penting di Gaza. Kami menyerukan kepada para mediator dan pihak penjamin untuk memikul tanggung jawab mereka menghadapi hambatan serius ini,” tegas Hamas dalam pernyataannya.

Ketegangan ini menandai eskalasi terbaru dalam konflik berkepanjangan antara Israel dan Hamas, yang terus menelan korban di tengah situasi kemanusiaan Gaza yang semakin memburuk. (Red)

Berita Terkait

Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris
Safari Ramadan di Polres Kendal Perkuat Sinergi Pemkab dan TNI-Polri Jaga Kamtibmas
Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa
Kampung Ramadhan 1447 H di RSI Kendal Jadi Destinasi Ngabuburit Favorit Warga
BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Duel Panas Madrid vs Benfica Warnai Playoff Liga Champions, Juventus di Ujung Tanduk
King MU Belum Terkalahkan Bersama Carrick, Tapi Standar Tinggi Belum Tercapai
12 Tim Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2025/2026, Bodo/Glimt Singkirkan Inter!

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:35

Jelang All England 2026, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Apresiasi Usai Latihan Bersama di Inggris

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:26

Safari Ramadan di Polres Kendal Perkuat Sinergi Pemkab dan TNI-Polri Jaga Kamtibmas

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:19

Pesantren Ramadan SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Karakter Religius dan Budi Pekerti Siswa

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:55

Kampung Ramadhan 1447 H di RSI Kendal Jadi Destinasi Ngabuburit Favorit Warga

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:26

BAZNAS Tegaskan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru