37 Ribu Anak di Kabupaten Bekasi Tidak Bersekolah, BBPMP Dorong Pembentukan Satgas Penanganan ATS

- Pewarta

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi by Chat GPT. (wawasannews)

Ilustrasi by Chat GPT. (wawasannews)

BEKASI, Wawasannews – Jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Bekasi mencapai 37 ribu anak, menjadikannya salah satu daerah dengan angka ATS tertinggi di Jawa Barat. Data tersebut disampaikan oleh perwakilan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat, Liesna Dyah P, pada Kamis (6/11/2025).

Menurut Liesna, tingginya angka ATS di Kabupaten Bekasi perlu segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. “Untuk mempercepat penanganan, BBPMP Jawa Barat mendorong Pemkab Bekasi segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan ATS sebagai wadah koordinasi lintas instansi,” ujarnya.

Satgas tersebut diharapkan mampu menyinergikan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan masyarakat, dalam upaya menekan angka anak yang tidak bersekolah.

Baca Juga  BMKG: Hujan Lebat Masih Mengancam Sepekan ke Depan, Masyarakat Diminta Waspada

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturahman, menjelaskan bahwa penyebab tingginya ATS di wilayahnya cukup kompleks. Faktor penyebabnya antara lain keterbatasan akses sekolah, kondisi ekonomi keluarga, dan pengaruh sosial budaya di masyarakat.

“Permasalahan ATS tidak bisa diselesaikan oleh Dinas Pendidikan saja, tetapi memerlukan kolaborasi lintas sektor seperti Disdukcapil, DPMD, serta pemerintah desa,” tegas Imam. Ia menambahkan, jika persoalan ini tidak segera ditangani, maka akan berdampak pada produktivitas dan pembangunan sumber daya manusia di masa depan. (fuad)

Berita Terkait

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance
Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain
KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru
Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik
Mensos Tegaskan Keterbukaan Data Bansos demi Penyaluran yang Tepat Sasaran
TNI AU Perkuat Distribusi Logistik untuk Korban Banjir di Sumatra
Kapolres Kendal Tinjau Produksi dan Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Brangsong

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:11

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:23

Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain

Senin, 12 Januari 2026 - 13:32

KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan

Senin, 12 Januari 2026 - 13:05

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 - 12:58

Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik

Berita Terbaru