Warga Kebonharjo Adukan Kondisi Tanggul Kali Bodri ke Ketua DPRD Kendal

- Pewarta

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq saat menerima perwakilan warga Kebonharjo Kecamatan Patebon dalam audiensi terkait kondisi tanggul Kali Bodri, Rabu (29/10/2025). | Wawasannews.com

Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq saat menerima perwakilan warga Kebonharjo Kecamatan Patebon dalam audiensi terkait kondisi tanggul Kali Bodri, Rabu (29/10/2025). | Wawasannews.com

KENDAL, Wawasannews – Perwakilan warga Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal mendatangi ruang kerja Ketua DPRD Kendal untuk mengadukan kondisi tanggul Kali Bodri yang belum tertangani secara merata, Rabu (29/10/2025).

Koordinator Forum Peduli Tanggul Kali Bodri (Petak Bodri), Arif Fajar Hidayat, menjelaskan bahwa kedatangannya bersama rombongan bertujuan memperbarui informasi terkait sejumlah titik tanggul yang masih kritis di sepanjang aliran Kali Bodri.

“Dari hasil pemetaan dan dokumentasi udara, kami menemukan tanggul Kali Bodri di sebelah utara masjid yang diklaim lurus ternyata kroak atau berlubang, bahkan tidak memiliki tanggul bawahnya,” ujar Arif.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, laporan tersebut juga terkait dengan lambannya penanganan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dari Pemerintah Kabupaten Kendal.

Baca Juga  Jaduman Bareng Warga, Polres Kendal Dengarkan Keluhan Warga

“Alokasi BTT kemarin digunakan untuk membuat pondasi, tapi baru satu lapisan. Harapan kami, pondasi itu minimal tiga sampai empat lapisan seperti tanggul darurat yang sempat jebol,” ungkapnya.


Arif menambahkan, audiensi ini diharapkan menjadi jalan bagi DPRD untuk memfasilitasi penanganan tanggul secara lebih komprehensif. “Kami sadar ini bukan sepenuhnya kewenangan Pemkab Kendal, tapi kami berharap ada dorongan agar pembangunan tanggul tidak minimalis,” imbuhnya.

Audiensi warga Kebonharjo dengan DPRD Kendal (29/10) | Wawasannews

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq menyampaikan bahwa warga Kebonharjo merasa khawatir dengan intensitas hujan yang semakin tinggi, sementara beberapa titik tanggul masih tergolong rawan.


“Memang warga mulai cemas karena curah hujan terus meningkat. Minggu ini Dinas PUPR akan mulai menjalankan anggaran untuk mengatasi beberapa titik kritis meskipun dana BTT masih terbatas,” jelas Mahfud.

Baca Juga  Forkopimda Kendal Tinjau Lokasi Banjir Plantaran, Kapolres: Pendangkalan dan Sampah Jadi Penyebab Utama


Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kendal akan segera berkomunikasi dengan pemerintah pusat melalui DPR RI untuk mencari solusi jangka panjang.


“Kami akan mengupayakan koordinasi dengan DPR RI agar ada bantuan dan perhatian dari pusat, karena ini persoalan serius yang membutuhkan anggaran besar,” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance
Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain
KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru
Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik
Mensos Tegaskan Keterbukaan Data Bansos demi Penyaluran yang Tepat Sasaran
TNI AU Perkuat Distribusi Logistik untuk Korban Banjir di Sumatra
Kapolres Kendal Tinjau Produksi dan Distribusi Makanan Bergizi Gratis di Brangsong

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:11

Kenaikan Tarif Layanan Kesehatan di Kendal, DPRD Tekankan Check and Balance

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:23

Di Tengah Banjir Kudus, Tawa Anak-Anak Pecah Jadikan Genangan Arena Bermain

Senin, 12 Januari 2026 - 13:32

KPK: Yaqut Ditetapkan Tersangka akibat Pembagian Kuota Haji Melanggar Aturan

Senin, 12 Januari 2026 - 13:05

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi dari Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 - 12:58

Kholid Abdillah Gandeng Fatayat NU Kendal, Dorong Perempuan Aktif Kawal Kebijakan Publik

Berita Terbaru