Anjing Pelacak Diterjunkan Cari Korban Longsor di Pekalongan, Temukan 21 Jenazah Di Antaranya Seorang Bayi

- Pewarta

Sabtu, 25 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi terjunkan anjing pelacak untuk mencari korban longsor.(Dok)

Polisi terjunkan anjing pelacak untuk mencari korban longsor.(Dok)

PEKALONGAN, Wawasannews – Polda Jateng bekerja keras menangani bencana alam yang melanda sejumlah wilayah, langkah konkret telah dilakukan untuk membantu masyarakat terdampak termasuk di Kabupaten Pekalongan yang dilanda tanah longsor.

Dalam upaya pencarian korban, Polda Jateng mengerahkan unit K9 dari Ditsabhara, Tiga anjing pelacak dilibatkan untuk membantu menemukan korban di tengah material longsor yang menutupi kawasan tersebut.

Kisah memilukan menyelimuti upaya pencarian korban bencana tanah longsor. Dalam proses pencarian yang dilakukan sejak Selasa (21/1), tim gabungan dari Polda Jateng berhasil menemukan seorang bayi berusia lima bulan (AB), dalam kondisi meninggal dunia. Bayi ini merupakan anak dari (IW) salah satu warga Desa Kasimpar, Kabupaten Pekalongan yang juga menjadi korban longsor.

Baca Juga  Tiga Pilar Kendal Satukan Tekad Jaga Daerah Tetap Kondusif

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penemuan bayi AB menjadi salah satu momen penuh emosi bagi tim yang bekerja di tengah material longsor, Setelah kerja keras tanpa henti, hingga Kamis (23/1/2025) pagi, total 21 korban berhasil ditemukan.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus memberikan upaya maksimal dalam membantu masyarakat terdampak.

“ Kami sangat berduka atas kehilangan ini, terutama terhadap korban bayi yang ditemukan serta korban korban yang lain. Kami berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat, baik dalam pencarian korban maupun proses pemulihan pascabencana. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan,” ujar Kombes Pol Artanto.

Baca Juga  KA BIAS Tingkatkan Mobilitas dan Peran Strategis Stasiun Magetan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kirab Merti Desa dan Buka Luwur Nyai Pandansari di Boja Tetap Meriah Meski Diguyur Hujan
Sowan Lebaran Majelis Ta’lim Nurul Iman Kendal Perkuat Ukhuwah dan Tradisi Silaturahmi
Iksantrik Kendal Gelar Halal Bihalal ke-17, Dorong Revolusi Jiwa Negeri untuk Generasi Berakhlak
Kendal Siap Gelar Event Internasional Kendal Downhill Berdikari 2026, Hadirkan Rider Dunia
Pemkab Kendal Tunggu Aturan Resmi WFH ASN, Bupati Tegaskan Disiplin Pegawai
Gunung Marapi Erupsi Dua Kali dalam Waktu Berdekatan, Status Masih Waspada
Kebakaran Hebat di Pasar Segiri Samarinda, 44 Bangunan Hangus Dilalap Api
Mensos Tegas! Ribuan ASN Kemensos Mangkir, Terancam Sanksi hingga Pemecatan

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:45

Kirab Merti Desa dan Buka Luwur Nyai Pandansari di Boja Tetap Meriah Meski Diguyur Hujan

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:30

Sowan Lebaran Majelis Ta’lim Nurul Iman Kendal Perkuat Ukhuwah dan Tradisi Silaturahmi

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:48

Iksantrik Kendal Gelar Halal Bihalal ke-17, Dorong Revolusi Jiwa Negeri untuk Generasi Berakhlak

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:25

Kendal Siap Gelar Event Internasional Kendal Downhill Berdikari 2026, Hadirkan Rider Dunia

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:15

Pemkab Kendal Tunggu Aturan Resmi WFH ASN, Bupati Tegaskan Disiplin Pegawai

Berita Terbaru