Pelabuhan Kendal Kembali Aktif, KMP Shalem Siap Layani Rute Kendal–Kumai

- Pewarta

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal penyeberangan KMP Shalem yang akan melayani rute Kendal–Kumai, Kalimantan Tengah, terlihat bersandar di perairan sebelum resmi beroperasi. (Istimewa/Wawasannews)

Kapal penyeberangan KMP Shalem yang akan melayani rute Kendal–Kumai, Kalimantan Tengah, terlihat bersandar di perairan sebelum resmi beroperasi. (Istimewa/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Aktivitas Pelabuhan Kendal dipastikan akan kembali menggeliat setelah hampir satu tahun mengalami kondisi mati suri. Hal ini menyusul rencana beroperasinya kapal penyeberangan KMP Shalem yang akan menggantikan KMP Kalibodri pada rute Kendal–Kumai, Kalimantan Tengah.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal, Mohammad Eko, menyampaikan bahwa seluruh persiapan operasional KMP Shalem telah rampung, baik dari sisi perizinan maupun kelayakan teknis.

“Seluruh izin dan aspek teknis KMP Shalem milik PT Surya Timur Line sudah lengkap dan siap untuk beroperasi,” ujar Eko, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, saat ini KMP Shalem masih berada di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang untuk menjalani proses docking atau perawatan rutin sebelum resmi melayani penyeberangan. Sementara itu, izin lintasan Kendal–Kumai telah diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan sejak Januari 2025.

“Mulai dari izin operasi, izin lintasan, hingga kelaikan kapal sudah terpenuhi. Dermaga Pelabuhan Kendal juga dalam kondisi siap digunakan,” jelasnya.

Menurut Eko, KMP Kalibodri yang sebelumnya melayani rute Kendal–Kumai telah direlokasi ke Kupang karena dinilai kurang optimal dari sisi bisnis. Kehadiran KMP Shalem diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas pelabuhan sekaligus meningkatkan pelayanan transportasi laut di Kendal.

Pihaknya pun menargetkan KMP Shalem sudah dapat melayani penumpang sebelum Lebaran 2026, sehingga dapat mendukung kelancaran arus mudik.

“Harapannya, kapal ini bisa dimanfaatkan untuk angkutan mudik Lebaran dan memperlancar mobilitas masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pelabuhan Kendal, Budi Sulistiyanto, menegaskan bahwa KMP Shalem telah memenuhi seluruh ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 104 Tahun 2017, mulai dari spesifikasi teknis, sistem keselamatan, hingga standar pelayanan minimal penyeberangan.

“KMP Shalem sudah memenuhi standar PM 104 Tahun 2017, baik dari sisi keselamatan maupun pelayanan,” tegasnya.

Dengan beroperasinya KMP Shalem, Pelabuhan Kendal diharapkan kembali aktif dan berperan strategis dalam mendukung konektivitas antara Pulau Jawa dan Kalimantan, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor logistik, ekonomi, dan transportasi penumpang di wilayah Kendal. (Fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas
243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas
Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi
Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar
Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026
Celurit 2 Meter dan Corbek 1,5 Meter Disita, Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Kendal
IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni
Warga Binaan Lapas Plantungan Belajar Restorative Justice dan Hak Hukum

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:56

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas

Rabu, 30 September 2026 - 16:37

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas

Rabu, 30 September 2026 - 15:29

Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 13:00

Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 12:10

Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Secret Link