RABAT, Wawasannews.com – Debut kiper Aljazair, Luca Zidane, di Piala Afrika (AFCON) langsung memberi sinyal kuat kebangkitan lini pertahanan Les Fennecs. Putra legenda Prancis Zinedine Zidane itu tampil solid saat Aljazair menundukkan Sudan dengan kemenangan meyakinkan dan menutup laga tanpa kebobolan, Rabu (24/12/2025).
Kepercayaan pelatih Vladimir Petkovic kepada Zidane terbayar lunas di Stadion Moulay El Hassan. Meski ini menjadi penampilan perdananya di AFCON, kiper berusia 27 tahun tersebut menunjukkan ketenangan, penempatan posisi yang rapi, serta distribusi bola yang efektif dari belakang. Sejumlah tekanan lawan mampu diredam dengan keputusan yang matang, membuat pertahanan Aljazair terlihat stabil sepanjang pertandingan.
Petkovic menilai kehadiran Zidane memberi dampak psikologis positif bagi tim. Ia menyebut sang kiper menghadirkan rasa aman, terutama dalam fase membangun serangan dari kaki ke kaki—kebutuhan penting di tengah proses transisi tim nasional Aljazair. Pujian ini menegaskan peran krusial Zidane dalam kerangka permainan baru yang sedang dibangun.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Di balik performa impresif tersebut, pilihan Zidane membela Aljazair memiliki latar keluarga yang kuat. Setelah menimba pengalaman bersama Prancis di level usia, ia memutuskan memperkuat tanah leluhur sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga. Dukungan penuh juga datang dari sang ayah, yang hadir langsung di tribun dan mendapat sambutan hangat penonton.
Momen kebersamaan keluarga itu menambah motivasi Zidane. Ia mengakui kehadiran ayah dan saudara di stadion memberi energi ekstra untuk tampil maksimal. Debut ini pun datang pada fase penting Aljazair, yang tengah berupaya memulihkan konsistensi usai periode tanpa gelar AFCON.
Usai kemenangan pembuka, fokus Aljazair kini tertuju pada laga penentuan puncak Grup E kontra Burkina Faso pada Senin (29/12/2025). Lawan datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan di laga awal. Konsistensi Zidane di bawah mistar diharapkan kembali menjadi fondasi, sekaligus kunci menjaga tren positif Aljazair di turnamen ini. (ucl)








