Polisi dan Bapanas Cek Harga Beras di Pasar Kendal: Pastikan Tetap Sesuai HET

- Pewarta

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Satgas Pangan Polda Jawa Tengah, Dinas Ketahanan Pangan dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Perum Bulog Wilayah Jateng, serta Satgas Pangan Polres Kendal dan dinas terkait di tingkat kabupaten

Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Satgas Pangan Polda Jawa Tengah, Dinas Ketahanan Pangan dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Perum Bulog Wilayah Jateng, serta Satgas Pangan Polres Kendal dan dinas terkait di tingkat kabupaten

KENDAL, Wawasannews.com — Suasana Pasar Kota Kendal, Rabu (22/10/2025), tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara deretan karung beras dan aktivitas jual beli pagi itu, tampak sejumlah petugas berseragam polisi dan pegawai instansi pemerintah menelusuri kios-kios pedagang. Mereka bukan sedang melakukan razia, melainkan memastikan harga beras di pasaran tetap stabil sesuai ketentuan pemerintah.

Kegiatan ini melibatkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Satgas Pangan Polda Jawa Tengah, Dinas Ketahanan Pangan dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Perum Bulog Wilayah Jateng, serta Satgas Pangan Polres Kendal dan dinas terkait di tingkat kabupaten. Tim gabungan meninjau beberapa titik penting di Kendal, mulai dari distributor besar di Ketapang dan Gemuh hingga ritel modern Aneka Jaya dan Pasar Tradisional Kota Kendal.

Baca Juga  Banjir di Sumatera Utara Ganggu 495 Site Telekomunikasi, Komdigi dan Operator Lakukan Pemulihan Bertahap

Kapusdatin Bapanas RI, Dr. Kelik Budiana, S.Si., M.Kom., IPU, mengatakan pengawasan langsung di lapangan menjadi bagian penting dari upaya menjaga stabilitas pangan.

“Kami ingin memastikan harga beras di tingkat pengecer sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) yang telah ditetapkan pemerintah. Stabilisasi harga harus dijaga dari hulu hingga hilir,” ujarnya.

Tim gabungan meninjau beberapa titik penting di Kendal, mulai dari distributor besar di Ketapang dan Gemuh hingga ritel modern Aneka Jaya dan Pasar Tradisional Kota Kendal.

Dari hasil pengecekan, tim menemukan beberapa pedagang masih menjual beras sedikit di atas HET, yakni beras medium Rp13.600/kg dan beras premium Rp15.000/kg. Padahal, sesuai Keputusan Kepala Bapanas Nomor 299 Tahun 2025, HET beras medium ditetapkan Rp13.500/kg dan premium Rp14.900/kg.

Menindaklanjuti hal itu, Satgas Pangan Polres Kendal yang dipimpin AKP Bondan Wicaksono, S.T.K., S.I.K., M.H., memberikan surat teguran kepada pedagang dan menempelkan stiker informasi HET di sejumlah toko.

Baca Juga  Mendagri Tegaskan Wacana WFH Bukan Hal Baru, Layanan Esensial Dipastikan Tetap Berjalan

“Langkah ini bukan semata penindakan, tapi juga edukasi. Kami ingin pedagang memahami bahwa menjaga kestabilan harga beras adalah tanggung jawab bersama,” kata AKP Bondan.

Ia menambahkan, sinergi antarinstansi merupakan bentuk kemitraan Polri dengan masyarakat dan pelaku usaha. Dengan komunikasi yang baik, potensi gejolak harga bisa diantisipasi tanpa menimbulkan keresahan.

“Kami hadir bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk memastikan masyarakat tetap tenang dan pasar berjalan sehat,” tegasnya.

Sejumlah pedagang mengapresiasi langkah tersebut dan berharap pasokan beras dari pemerintah terus terjaga, terutama menjelang akhir tahun ketika permintaan biasanya meningkat.

Di balik kesibukan petugas dan aroma gabah yang memenuhi pasar, tersirat pesan sederhana: menjaga harga beras tetap terjangkau adalah tanggung jawab bersama. Karena stabilitas pangan bukan hanya soal angka, melainkan tentang memastikan setiap rumah tangga di Indonesia tetap bisa menikmati sepiring nasi putih yang layak dan terjangkau. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Normalisasi Candaan Seksual Disorot, Kasus di UI dan ITB Jadi Peringatan
PKB Jateng Gelar Muscab, 819 Nama Masuk Bursa Ketua DPC, Siap Jalani Uji Kelayakan di DPP
Viral Pencurian Rp8 Juta di Kendal, Pelaku Masih Kerabat Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Bupati Kendal Dorong Kades Tingkatkan Kinerja dan Inovasi di Tengah Pengurangan Dana Desa
“Algoritma dan Identitas Manusia: Refleksi Kritis di Era Media Sosial dan AI”
Rapat Tertutup RUU Pemilu di DPR Picu Sorotan, Transparansi Dipertanyakan
Mahfud Sodiq Gabung Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil, Ini Agendanya
Polres Kendal Siaga Hadapi El Nino “Godzilla”, Perkuat Mitigasi Karhutla dan Sinergi Lintas Sektor

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:28

Normalisasi Candaan Seksual Disorot, Kasus di UI dan ITB Jadi Peringatan

Kamis, 16 April 2026 - 10:16

PKB Jateng Gelar Muscab, 819 Nama Masuk Bursa Ketua DPC, Siap Jalani Uji Kelayakan di DPP

Rabu, 15 April 2026 - 21:06

Viral Pencurian Rp8 Juta di Kendal, Pelaku Masih Kerabat Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Rabu, 15 April 2026 - 17:01

Bupati Kendal Dorong Kades Tingkatkan Kinerja dan Inovasi di Tengah Pengurangan Dana Desa

Rabu, 15 April 2026 - 13:52

“Algoritma dan Identitas Manusia: Refleksi Kritis di Era Media Sosial dan AI”

Berita Terbaru