Pelatihan Vokasi Disperinaker Kendal, 93 Lulusan Dibekali Jalan Menuju Dunia Kerja

- Pewarta

Senin, 26 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kendal menyampaikan sambutan dalam penutupan Pelatihan Vokasi Nasional Semester II Tahun 2026, Senin (26/10/2026). (Fuad/Wawasannews)

Bupati Kendal menyampaikan sambutan dalam penutupan Pelatihan Vokasi Nasional Semester II Tahun 2026, Senin (26/10/2026). (Fuad/Wawasannews)

KENDAL, Wawasannews.com – Sebanyak 93 peserta Pelatihan Vokasi Nasional Semester II Tahun 2026 di Kabupaten Kendal dinyatakan lulus 100 persen. Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kendal tersebut menjadi salah satu upaya menyiapkan pencari kerja agar memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia industri.

Peluang memasuki dunia kerja terbuka setelah tujuh perusahaan dari berbagai sektor menyatakan kesediaan menerima lulusan sesuai kebutuhan tenaga kerja. Namun, keberhasilan program ini selanjutnya ditentukan oleh kemampuan alumni memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk mendapatkan pekerjaan maupun merintis usaha mandiri.

Penutupan pelatihan berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Disperinaker Kendal, Senin (26/10/2026).

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, kelulusan seluruh peserta diharapkan menjadi awal bagi mereka untuk memasuki dunia kerja. Terlebih, sejumlah perusahaan di Kawasan Industri Kendal (KIK) telah menyatakan komitmen untuk menyerap tenaga kerja dari lulusan pelatihan.

“Alhamdulillah, sebanyak 93 peserta lulus semuanya. Harapannya, mereka bisa diterima bekerja karena beberapa perusahaan di KIK sudah berkomitmen menyerap dan merekrut para lulusan ini,” ujarnya.

Menurutnya, peserta tidak boleh berhenti hanya setelah memperoleh sertifikat pelatihan. Keterampilan yang telah dipelajari perlu diterapkan agar memberikan manfaat nyata bagi masa depan mereka.

Karena itu, pemantauan dan evaluasi terhadap alumni juga diperlukan untuk mengetahui sejauh mana hasil pelatihan dimanfaatkan, baik untuk bekerja di perusahaan maupun membuka usaha secara mandiri.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari bersama Kepala Disperinaker Kendal Ardhi Prasetyo, dan peserta berfoto bersama usai penutupan Pelatihan Vokasi Nasional Semester II Tahun 2026 di Kendal, Senin (26/10/2026). Foto: Fuad/Wawasannews

“Jangan sampai setelah lulus justru tidak terserap atau hanya sekadar mencari ilmu, tetapi tidak memanfaatkannya. Kami berharap seluruh alumni benar-benar menggunakan keterampilan yang sudah diperoleh,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan para lulusan agar membangun kedisiplinan, loyalitas, dan etos kerja. Menurutnya, kemampuan teknis perlu didukung sikap kerja yang baik agar peserta mampu menghadapi persaingan di dunia industri.

 

Kepala Balai Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Semarang, Fikri Kurniakiki, menjelaskan, pelatihan vokasi tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan teknis. Program tersebut juga diarahkan untuk mempersiapkan peserta agar mampu bekerja atau mengembangkan usaha sendiri.

Tujuh perusahaan menyatakan kesediaan menerima lulusan sesuai bidang keahlian. Pada bidang menjahit, perusahaan yang terlibat meliputi PT Eclat Textile, PT Sitoy Leather Indonesia, PT Sioen Semarang, dan PT Golden Textile.

Sementara itu, bidang otomotif didukung PT Beurer Indonesia. Bidang pengelasan melibatkan PT Roda Maju Bahagia, produsen sepeda Element, sedangkan bidang elektronika melibatkan PT Maju Bersama Gemilang yang bergerak di sektor kabel optik.

Kepala Disperinaker Kendal Ardhi Prasetyo mengatakan, pelatihan berlangsung selama 23 hari dengan total 180 jam pelajaran. Materi pembelajaran terdiri atas 30 persen teori dan 70 persen praktik, dengan mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Lima bidang keterampilan yang diajarkan meliputi menjahit, operator garmen, elektronika, otomotif, dan teknik las. Para lulusan juga berkesempatan mengikuti uji sertifikasi kompetensi untuk memperkuat pengakuan atas keterampilan yang dimiliki.

“Kompetensi saja tidak cukup. Mereka harus mempunyai sikap kerja yang baik dan mampu bertahan di pekerjaan. Selain itu, harus terus mau belajar karena dunia industri selalu berubah,” pesannya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPRD Kendal Sepakati Raperda Kades, Pengangkatan hingga Pemberhentian Perangkat Desa Diatur
Kabar Duka, Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat Usai Operasi Jantung di Rusia
Ketua DPRD Kendal Hadiri Pertemuan Corps Provost Banser, Perkuat Sinergi dengan Ansor-Banser
Polres Kendal Gencarkan Sosialisasi Ops Patuh Candi 2026, Sasar Pengendara Tak Pakai Helm
Polres Kendal Rotasi 14 Pejabat, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
Peduli Lingkungan, Polres Kendal Tanam 100 Pohon di Pesisir Pantai Muara Kencan
Polres Kendal Ajak Warga Pidodo Kulon Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Disperinaker Kendal Siapkan Tenaga Kerja Lokal Kuasai Bahasa Mandarin

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:34

DPRD Kendal Sepakati Raperda Kades, Pengangkatan hingga Pemberhentian Perangkat Desa Diatur

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:31

Pelatihan Vokasi Disperinaker Kendal, 93 Lulusan Dibekali Jalan Menuju Dunia Kerja

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:25

Kabar Duka, Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Wafat Usai Operasi Jantung di Rusia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:47

Ketua DPRD Kendal Hadiri Pertemuan Corps Provost Banser, Perkuat Sinergi dengan Ansor-Banser

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:41

Polres Kendal Gencarkan Sosialisasi Ops Patuh Candi 2026, Sasar Pengendara Tak Pakai Helm

Berita Terbaru

Secret Link