Harga Cabai Rawit Tembus Rp68.100 per Kg, Daging Ayam Rp40.500

- Pewarta

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arsip Foto - Komoditas cabai rawit merah, hijau, dan cabai merah keriting. (Istimewa/Wawasannews)

Arsip Foto - Komoditas cabai rawit merah, hijau, dan cabai merah keriting. (Istimewa/Wawasannews)

JAKARTA, Wawasannews.com – Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat sejumlah harga komoditas pangan di tingkat pedagang eceran mengalami variasi, dengan cabai rawit merah menjadi salah satu yang tertinggi, yakni mencapai Rp68.100 per kilogram (kg).

Di kutip dari antaranews.com, Berdasarkan data yang dirilis pada Senin pukul 09.20 WIB, harga daging ayam ras tercatat berada di angka Rp40.500 per kg. Sementara itu, komoditas bumbu dapur seperti bawang merah dijual Rp50.100 per kg dan bawang putih Rp43.400 per kg.

Untuk komoditas beras, PIHPS mencatat beras kualitas bawah I berada di harga Rp15.350 per kg dan kualitas bawah II Rp14.950 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I mencapai Rp16.300 per kg dan medium II Rp16.450 per kg. Adapun beras kualitas super I tercatat Rp17.700 per kg dan super II Rp16.650 per kg.

Di sisi lain, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp45.150 per kg, cabai merah keriting Rp45.950 per kg, serta cabai rawit hijau Rp39.850 per kg.

Untuk komoditas daging sapi, kualitas I tercatat Rp145.000 per kg dan kualitas II Rp137.850 per kg. Sementara gula pasir premium berada di harga Rp19.600 per kg dan gula pasir lokal Rp18.400 per kg.

Adapun harga minyak goreng curah tercatat Rp20.400 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp23.200 per liter, serta kemasan bermerek II Rp21.800 per liter.

Selain itu, harga telur ayam ras juga berada di angka Rp32.000 per kg.

Pergerakan harga ini menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan serta daya beli, terutama menjelang momentum kebutuhan pangan yang cenderung meningkat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas
243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas
Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi
Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar
Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026
Celurit 2 Meter dan Corbek 1,5 Meter Disita, Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Kendal
IKA PMII UIN Walisongo Launching WIM, Kembangkan Investasi dan Bisnis Alumni
Warga Binaan Lapas Plantungan Belajar Restorative Justice dan Hak Hukum

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:56

Kendal Jadi Kabupaten Terbaik Nasional, Ini Faktor yang Dinilai Bappenas

Rabu, 30 September 2026 - 16:37

243.543 Satlinmas di Jateng Diperkuat, Kajati Teguh Subroto Pimpin Aslinmas

Rabu, 30 September 2026 - 15:29

Pembudidaya Ikan Kendal Butuh Dukungan Pengairan, DPRD Buka Ruang Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 13:00

Jalan Kaliwungu-Boja Ambles, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 12:10

Fraksi PKB DPRD Jateng Soroti Sektor Pertanian dan Koreksi Pendapatan Asli Daerah dalam Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Secret Link