Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Wujudkan Indonesia Kuat, Mandiri, dan Bebas Korupsi

- Pewarta

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 di Jakarta. (Istimewa/Wawasannews)

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 di Jakarta. (Istimewa/Wawasannews)

Jakarta, Wawasannews.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali tekadnya untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat dan mandiri, khususnya di bidang ekonomi. Indonesia, menurutnya, harus mampu berdiri di atas kaki sendiri tanpa bergantung pada negara lain, dengan bertumpu pada kekuatan dan kemampuan bangsa sendiri.

“Kita tidak mau tergantung dengan negara mana pun di dunia, kita tidak boleh tergantung. Ini demi keselamatan masa depan bangsa kita,” ujar Presiden dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, Jumat (28/11/2025).

Prabowo menilai, kemandirian ekonomi hanya dapat dicapai jika tata kelola pemerintahan benar-benar bersih. Setiap rupiah yang masuk ke kas negara, kata dia, harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan yang nyata, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan maupun perlindungan sosial.

Baca Juga  Garda Bangsa Jateng Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden, Kholid: Amanat Reformasi Harus Dijaga

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Niat pemerintahan yang saya pimpin adalah menjalankan pemerintah yang bersih, adil, dan bebas dari penyelewengan serta korupsi,” tegasnya.

Presiden juga mengingatkan bahwa komitmen tersebut tidak akan berarti jika tidak dieksekusi dengan sungguh-sungguh oleh para pejabat dan penyelenggara negara di semua tingkatan. Ia menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam merespons kebutuhan masyarakat, terutama kelompok yang masih berada di lapisan terbawah.

“Sekarang adalah how to solve the problem as fast as possible to the people. Rakyat kita yang paling miskin, yang paling bawah, tidak bisa menunggu. Harus segera mendapatkan aksi-aksi nyata yang membela mereka,” kata Prabowo.

Melalui pesan itu, Presiden ingin memastikan bahwa kebijakan makro seperti penguatan ekonomi dan pemberantasan korupsi berujung pada manfaat konkret bagi masyarakat kecil, bukan sekadar angka di atas kertas. Pemerintah, tambahnya, akan terus bersinergi dengan Bank Indonesia dan lembaga terkait untuk menjaga stabilitas, memperkuat fondasi ekonomi nasional, dan memastikan pertumbuhan yang inklusif. (ucl)

Baca Juga  Sekjen Kemenag Harap Luaran Penelitian Harus Berdampak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pramuka Kendal Siap Bantu Arus Mudik, 188 Personel Diterjunkan dalam APP KBL 2026
Polri Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus di Jakarta Pusat
Momentum Ramadan, Polres Kendal Bagikan Zakat Fitrah kepada Warga Sekitar
Ketua DPRD Kendal Ajak Pimpinan Daerah Beri Teladan Berzakat Melalui Baznas
Bupati Kendal Tunaikan Zakat Fitrah di Baznas, Wujud Keteladanan Pimpinan di Bulan Ramadan
Pantura Kendal Siap Dilalui Pemudik, Polisi Prediksi Arus Mudik Mulai Padat Akhir Pekan
Bus Harapan Jaya Tabrak Truk di Tol Semarang–Batang KM 402 Kendal, Delapan Orang Terluka
Polres Kendal dan Muhammadiyah Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Melalui Buka Puasa Bersama

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:13

Pramuka Kendal Siap Bantu Arus Mudik, 188 Personel Diterjunkan dalam APP KBL 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:55

Polri Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus di Jakarta Pusat

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:34

Momentum Ramadan, Polres Kendal Bagikan Zakat Fitrah kepada Warga Sekitar

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:23

Ketua DPRD Kendal Ajak Pimpinan Daerah Beri Teladan Berzakat Melalui Baznas

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:24

Bupati Kendal Tunaikan Zakat Fitrah di Baznas, Wujud Keteladanan Pimpinan di Bulan Ramadan

Berita Terbaru