OPINI, Wawasannews.com – Pernah merasa kepala penuh oleh pikiran sendiri? Bukan karena masalah besar, tapi karena terlalu banyak pertanyaan yang berputar. Jika Anda sedang berada di fase ini, tulisan ini memang untuk Anda.
Sering kali, saat hal baru datang, yang muncul bukan rasa kaget, melainkan ragu dan takut salah. Kita berpikir terlalu jauh, menimbang terlalu lama, sampai akhirnya tidak melakukan apa-apa. Padahal, banyak keadaan dalam hidup sebenarnya bisa dijalani dengan lebih sederhana.
Banyak orang punya mimpi dan harapan yang jelas. Masalahnya bukan pada mimpi itu, tapi pada rasa takut bahwa semua tidak akan tercapai dalam waktu singkat. Dari situlah kemalasan muncul. Bukan karena kita tidak mampu, tapi karena kita menunda dan merasa belum siap.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Kadang kita butuh diingatkan. Bisa lewat nasihat, doa, atau momen hening yang membuat pikiran lebih tenang. Mungkin hati belum sepenuhnya damai, tapi setidaknya kita sadar bahwa hidup ini masih bisa dilanjutkan. Berhenti sebentar bukan berarti gagal, selama kita mau bergerak lagi.
Tulisan ini ingin mengatakan bahwa penyesalan tidak perlu dipeluk terlalu lama. Ia cukup dijadikan pelajaran. Bangkit tidak harus dengan langkah besar. Mulai lagi dari hal kecil pun sudah cukup, asalkan konsisten.
Kemalasan sering terasa sepele. Bahkan kadang membosankan. Tapi jika dibiarkan, ia bisa datang kembali dengan masalah yang lebih besar. Banyak dari kita merasa bingung harus berbuat apa, padahal sebenarnya kita hanya menunda satu keputusan sederhana.
Jika Anda merasa tidak capek, tapi juga tidak melangkah, ingatlah bahwa Anda tidak sendiri. Harapan masih ada. Tidak perlu menunggu segalanya sempurna untuk memulai. Cukup jujur pada diri sendiri dan ambil satu langkah kecil hari ini.
Karena hidup tidak menunggu kita siap. Hidup hanya menunggu kita mau bergerak.~mahkota jr~








