BNNK Kendal Gandeng JNE untuk Menghadang Modus Baru Peredaran Narkoba Lewat Paket Logistik

- Pewarta

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendal, Wawasannews.com – Upaya memperkuat pencegahan peredaran gelap narkotika di sektor logistik terus dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kendal. Senin, 1 Desember 2025, BNNK Kendal bersinergi dengan JNE Kendal menggelar sosialisasi dan tes urine bagi jajaran manajemen, pegawai, kurir, serta mitra kerja di Kantor JNE Perwakilan Kendal, Jalan Raya Soekarno Hatta No. 66, Srendeng, Karang Sari, Kecamatan Kendal.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Tim Pemberantasan BNNK Kendal, Reza Amin Nugroho. Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap pola baru penyelundupan narkoba yang memanfaatkan jalur logistik. Menurutnya, penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelap yang kini sering dikemas dalam bentuk paket lintas daerah menjadi ancaman serius. Kehadiran BNNK Kendal dalam kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman komprehensif bagi seluruh unsur JNE mengenai risiko dan dampak dari modus-modus tersebut.

Baca Juga  Harga Bawang Merah di Kendal Turun Jadi Rp25 Ribu per Kg, Ibu Rumah Tangga hingga Petani Lega

Kepala BNNK Kendal, Anna Setiyawati, S.Sos., M.M., memberikan pesan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol Dr. H. Agus Rohmat, S.I.K., S.H., M.Hum., terutama setelah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Asperindo Jateng. Sinergi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat benteng pertahanan di sektor logistik yang kini menjadi salah satu jalur rawan penyelundupan.

Sosialisasi yang diberikan mencakup penjelasan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, pola distribusi jaringan narkotika melalui layanan ekspedisi, serta pentingnya peran setiap individu dalam mendeteksi aktivitas mencurigakan. Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine menggunakan metode rapid 7 parameter bagi 22 peserta dari berbagai unsur operasional JNE Kendal.

Baca Juga  Mentan Amran: Tidak Ada Tanggal Merah, Semua Hari Hitam Demi Percepatan Swasembada Pangan

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pegawai dan kurir JNE Kendal menjalani tes urine 7 parameter yang digelar BNNK Kendal. (Doc. Istimewa/Wawasannews)

Anna Setiyawati mengungkapkan bahwa meningkatnya upaya penyelundupan narkotika melalui paket pengiriman resmi menjadi perhatian serius. Pemanfaatan kurir dan layanan ekspedisi sebagai media distribusi oleh jaringan sindikat narkotika menuntut adanya penguatan sistem pengawasan. Melalui kemitraan dengan JNE Kendal, BNNK berharap ada peningkatan kewaspadaan serta komitmen bersama dalam menjaga keamanan jalur logistik di wilayah Kendal.

Dari hasil tes urine, seluruh peserta dinyatakan negatif dan tidak mengandung narkotika. Hasil ini diapresiasi sebagai bentuk komitmen JNE Kendal terhadap integritas layanan dan keamanan distribusi barang. Melalui kegiatan ini, BNNK Kendal berharap dapat memperkuat pengawasan di titik-titik rawan sekaligus memastikan sektor logistik tetap bersih dari potensi penyalahgunaan. Upaya berkelanjutan ini menjadi bagian penting dalam menyelamatkan generasi bangsa serta mewujudkan Kendal Bersinar, Bersih dari Narkoba. (Red)

Baca Juga  Pelantikan Pengurus Permadani Diksi KIPK Nasional di Unwahas Bakal Dihadiri Tokoh Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Harga Emas Antam di Pegadaian Turun Tipis, Ini Daftar Lengkap per 28 Januari 2026
Dewan Pers Pastikan Platform Digital Jalankan Perpres 32 Tahun 2024
Dugaan Intimidasi Pedagang Es, Kawan Indonesia Minta Panglima TNI dan Kapolri Bertindak
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Pulau Jawa, Getaran Terasa hingga Lombok
KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Oknum Ditjen Pajak dalam Kasus Manipulasi PBB PT Wanatiara
Bersama Bhayangkari, Polres Kendal Salurkan Menu MBG di SDN Tambakrejo
Garda Bangsa Jateng Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden, Kholid: Amanat Reformasi Harus Dijaga
Tanggul Kali Bodri Tergerus, Polisi dan Pemdes Pasang Tanda Bahaya

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:57

Harga Emas Antam di Pegadaian Turun Tipis, Ini Daftar Lengkap per 28 Januari 2026

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:41

Dewan Pers Pastikan Platform Digital Jalankan Perpres 32 Tahun 2024

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:01

Dugaan Intimidasi Pedagang Es, Kawan Indonesia Minta Panglima TNI dan Kapolri Bertindak

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:09

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Oknum Ditjen Pajak dalam Kasus Manipulasi PBB PT Wanatiara

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:31

Bersama Bhayangkari, Polres Kendal Salurkan Menu MBG di SDN Tambakrejo

Berita Terbaru