BMKG: Penguatan Monsun Asia Tingkatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatera Barat

- Pewarta

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Desindra Deddy Kurniawan. (Istimewa/Wawasannews)

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Desindra Deddy Kurniawan. (Istimewa/Wawasannews)

PADANG, Wawasannews.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau mengingatkan bahwa penguatan signifikan Monsun Asia tengah memicu dominasi Angin Baratan di wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Barat (Sumbar), pada periode 21–27 November 2025. Kondisi ini meningkatkan peluang terbentuknya cuaca ekstrem di sejumlah daerah.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau, Desindra Deddy Kurniawan, menjelaskan bahwa aliran massa udara lembap dari Samudera Hindia yang bertemu dengan topografi Bukit Barisan memicu proses orographic lifting atau pengangkatan udara yang intens. Proses tersebut memperbesar peluang pembentukan awan hujan yang berdampak pada meningkatnya curah hujan di wilayah Sumbar.

Selain itu, beberapa fenomena atmosfer lain seperti IOD negatif, aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial, serta anomali suhu muka laut juga memperkuat pertumbuhan awan konvektif. “Faktor-faktor ini meningkatkan potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah pesisir barat dan daerah perbukitan,” ujarnya.

Baca Juga  IMAKEN UNDIP Hijaukan Desa Gebangan, Tanam Ratusan Pohon untuk Warisan Lingkungan

Cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan air, angin kencang, serta petir/kilat. Kondisi jalan raya juga diperkirakan lebih licin, sehingga pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan.

BMKG mengimbau peningkatan kesiapsiagaan di sejumlah daerah, terutama Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Sijunjung, Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Solok, Dharmasraya, Solok Selatan, dan Limapuluh Kota.

“Masyarakat diimbau untuk selalu memperbarui informasi cuaca sebelum beraktivitas dan mengenali titik-titik rawan bencana di sekitar tempat tinggal,” tambah Desindra. (atk)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Polres Kendal Perkuat Edukasi, Sekolah Aman Jadi Prioritas
Jerez Jadi Lintasan Favorit, Alex Marquez Menang Lagi di MotoGP Spanyol 2026
Niat Berkebun Berujung Penemuan Jasad Misterius di Hutan Kendal
Gubernur Jateng Dorong Reformasi Birokrasi, Tekankan Pelayanan Publik
Tampil Solid, Timnas Basket 3×3 Putri Indonesia Lolos ke 16 Besar Asian Beach Games 2026
1.215 Jamaah Haji Diberangkatkan, DPRD Kendal Lakukan Pengawasan Ketat
Lewat Drama, Siswa Esmurin Kendal Kampanyekan Cinta Lingkungan
DPW PKB Jateng Gelar UKK, Ratusan Kandidat Ketua DPC Diuji Akademisi

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 11:19

Polres Kendal Perkuat Edukasi, Sekolah Aman Jadi Prioritas

Senin, 27 April 2026 - 21:16

Jerez Jadi Lintasan Favorit, Alex Marquez Menang Lagi di MotoGP Spanyol 2026

Senin, 27 April 2026 - 20:22

Niat Berkebun Berujung Penemuan Jasad Misterius di Hutan Kendal

Senin, 27 April 2026 - 17:37

Gubernur Jateng Dorong Reformasi Birokrasi, Tekankan Pelayanan Publik

Senin, 27 April 2026 - 14:41

Tampil Solid, Timnas Basket 3×3 Putri Indonesia Lolos ke 16 Besar Asian Beach Games 2026

Berita Terbaru

Kasat Binmas Polres Kendal Agus Supriyadi, saat menyampaikan materi sosialisasi tentang pencegahan kenakalan remaja dan bullying kepada para siswa di lingkungan sekolah. Foto : Wawasannews.com

Jawa Tengah

Polres Kendal Perkuat Edukasi, Sekolah Aman Jadi Prioritas

Selasa, 28 Apr 2026 - 11:19