Produk IKM Kendal Disiapkan Tembus Pasar Pengadaan Pemerintah

- Pewarta

Kamis, 5 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama peserta dan tim Disperinaker Kendal usai kegiatan sosialisasi dan pendampingan sertifikasi TKDN-IK serta registrasi akun e-Katalog Inaproc bagi pelaku IKM di Kabupaten Kendal, Kamis (5/11/2026). Foto : Wwn/Wawasannews.com

Foto bersama peserta dan tim Disperinaker Kendal usai kegiatan sosialisasi dan pendampingan sertifikasi TKDN-IK serta registrasi akun e-Katalog Inaproc bagi pelaku IKM di Kabupaten Kendal, Kamis (5/11/2026). Foto : Wwn/Wawasannews.com

KENDAL, Wawasannews.com – Pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kabupaten Kendal didorong untuk memperluas pasar dengan memanfaatkan peluang pengadaan barang dan jasa pemerintah. Melalui sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri Industri Kecil (TKDN-IK) dan registrasi akun e-Katalog Inaproc, produk lokal diharapkan semakin mudah dikenal dan dibeli oleh instansi pemerintah.

Upaya tersebut dilakukan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Kendal melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan sertifikasi TKDN-IK serta registrasi akun e-Katalog Inaproc bagi pelaku IKM di wilayah Kecamatan Sukorejo, Kamis (5/11/2026).

Adapun peserta kegiatan berasal dari Kecamatan Sukorejo dan wilayah sekitarnya. Mereka merupakan pelaku usaha dari berbagai sektor, di antaranya produsen kopi, roti, kue, bakso, catering, serta produk industri kecil lainnya.

Ketua Tim Pembangunan Sumber Daya Industri Disperinaker Kendal Moch Nur Cholis mengatakan, kegiatan ini bertujuan membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku industri kecil. Dengan memenuhi persyaratan yang ditetapkan, mereka memiliki kesempatan untuk mengikuti pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Menurutnya, sejumlah peserta kegiatan bahkan sudah berhasil mendapatkan kontrak dari pemerintah. Karena itu, pendampingan tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi dilakukan secara berkelanjutan hingga produk IKM berpeluang masuk dalam belanja pemerintah.

“Mulai dari kita perkenalkan dulu, kemudian kita bantu pemenuhan persyaratannya, registrasi akun, sampai kita upayakan produk tersebut dapat dibeli atau dibelanjakan oleh pemerintah,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sertifikasi TKDN industri kecil menjadi salah satu persyaratan penting untuk menunjukkan bahwa suatu produk merupakan hasil produksi dalam negeri. Dengan sertifikat tersebut, produk IKM memiliki identitas dan pengakuan sebagai produk lokal.

Pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) mengikuti kegiatan sosialisasi dan pendampingan sertifikasi TKDN-IK serta registrasi akun e-Katalog Inaproc yang diselenggarakan Disperinaker Kendal di Kecamatan Sukorejo, Kamis (5/11/2026). Foto: Wwn/Wawasannews.com

Salah seorang peserta sosialisasi, Anis, pemilik usaha catering Dapur Mamake, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi dan pendampingan ini memberikan tambahan pengetahuan bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan wawasan baru bagi kami pelaku usaha kecil. Harapannya, melalui pendampingan ini usaha kami bisa semakin berkembang, memiliki legalitas dan sertifikasi yang dibutuhkan, sehingga produk kami juga berkesempatan masuk ke pasar pengadaan pemerintah,” ungkapnya.

Anis mengatakan, usaha Catering Dapur Mamake baru dirintis sekitar satu tahun lalu. Dia berharap ilmu yang diperoleh dari kegiatan tersebut dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas dan mengembangkan usahanya agar semakin dikenal masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Polres Kendal Bagikan Helm dan Edukasi Pengendara
Gerak Cepat Polres Kendal: Kurang dari Sebulan, Komplotan Pembunuh dan Perampok Berhasil Diringkus
Lewat Program Permata, Disperinaker Kendal Beri Perlindungan bagi Ribuan Pekerja Rentan
Kongres IPNU-IPPNU Digelar di Kendal, Ahmad Luthfi Tegaskan Dukungan Pemprov Jateng
Polemik Regulasi Kuliner Non-Halal Anggota F-PKB DPRD Jateng Ajak Semua Pihak Patuhi Prosedur Hukum
Pimpin Desa Sidokumpul, Syafrudin Dapat Pesan Khusus dari Warga Cipluk
DPRD Kendal Soroti Kebocoran PAD, APBD 2027 Diminta Fokus pada Kebutuhan Masyarakat
Disperinaker Kendal Perkuat Layanan PMI, Bekali Calon Pekerja Sebelum ke Luar Negeri

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:01

Produk IKM Kendal Disiapkan Tembus Pasar Pengadaan Pemerintah

Kamis, 5 November 2026 - 13:04

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Polres Kendal Bagikan Helm dan Edukasi Pengendara

Rabu, 4 November 2026 - 18:41

Gerak Cepat Polres Kendal: Kurang dari Sebulan, Komplotan Pembunuh dan Perampok Berhasil Diringkus

Rabu, 4 November 2026 - 10:09

Lewat Program Permata, Disperinaker Kendal Beri Perlindungan bagi Ribuan Pekerja Rentan

Selasa, 3 November 2026 - 16:53

Kongres IPNU-IPPNU Digelar di Kendal, Ahmad Luthfi Tegaskan Dukungan Pemprov Jateng

Berita Terbaru

Secret Link