BRANGSONG, Wawasannews.com — Sebanyak 456 siswa SMA NU 05 Brangsong mengikuti kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang bekerja sama dengan Puskesmas Brangsong 1, Jumat (30/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kelas sekolah dengan sasaran seluruh siswa kelas X, XI, dan XII.
Pemeriksaan kesehatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah bersama tenaga kesehatan untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta didik. Melalui pemeriksaan tersebut, berbagai gangguan kesehatan yang dialami siswa diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga bisa segera mendapatkan perhatian dan penanganan.
Agar pelayanan berjalan tertib dan seluruh siswa memperoleh pemeriksaan, kegiatan dibagi menjadi tiga kelompok. Masing-masing kelompok dipimpin petugas Puskesmas Brangsong 1, yakni Puji Astuti, Rini Isnaini, dan Fera Susanti.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas melakukan pengecekan kondisi kesehatan para siswa. Dari hasil sementara, ditemukan lima siswa mengalami rabun jauh. Selain itu, petugas juga menemukan beberapa siswa mengalami karies atau gigi berlubang.
Terhadap temuan tersebut, petugas memberikan tindakan awal sekaligus arahan mengenai penanganan lebih lanjut. Dengan demikian, siswa yang diketahui mengalami gangguan kesehatan dapat memahami langkah yang perlu dilakukan setelah pemeriksaan.
Selain pemeriksaan kondisi kesehatan, para siswa juga mendapatkan tablet tambah darah. Pemberian tablet tersebut merupakan salah satu upaya pencegahan anemia pada remaja.
Petugas Puskesmas Brangsong 1, Puji Astuti, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan secara berkala penting dilakukan, terutama bagi anak usia sekolah. Pemeriksaan ini dapat membantu mendeteksi lebih dini berbagai gangguan kesehatan yang mungkin dialami siswa.
Menurutnya, kondisi kesehatan yang diketahui sejak awal akan memudahkan proses pemberian edukasi maupun penanganan sesuai permasalahan yang ditemukan. Karena itu, pemeriksaan kesehatan di lingkungan sekolah perlu dilakukan secara berkala.
Ia juga mengingatkan para siswa agar membiasakan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan diri. Kebiasaan tersebut perlu diterapkan dalam aktivitas sehari-hari untuk menjaga kondisi tubuh tetap sehat.
Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan tes Rockport dan tes kebugaran jasmani. Kedua tes tersebut dilaksanakan untuk mengetahui kondisi kebugaran fisik peserta didik.
Dalam pelaksanaannya, siswa mendapatkan pendampingan langsung dari guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjasorkes), Tri Ganang Rahmanto, S.Pd. Pendampingan dilakukan agar siswa dapat mengikuti rangkaian tes kebugaran dengan baik.
Tri Ganang menyampaikan bahwa tes kebugaran jasmani penting untuk mengetahui kondisi fisik peserta didik. Menurutnya, kebugaran tubuh menjadi salah satu faktor yang mendukung konsentrasi dan semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong siswa untuk lebih memperhatikan kondisi fisiknya. Menjaga kebugaran tidak hanya diperlukan ketika mengikuti pelajaran olahraga, tetapi juga menunjang aktivitas belajar sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kebugaran, rutin berolahraga, dan menerapkan pola hidup sehat. Kesehatan fisik tidak hanya dibutuhkan saat pelajaran olahraga, tetapi juga menunjang aktivitas belajar sehari-hari,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMA NU 05 Brangsong, Ana Khoirul Umami, S.S., menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Brangsong 1 atas kerja sama dan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada seluruh peserta didik.
Ana menjelaskan, pemeriksaan kesehatan tersebut merupakan agenda rutin sekolah yang dilaksanakan satu tahun sekali. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk perhatian sekolah terhadap kondisi kesehatan siswa selama mengikuti proses pendidikan.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Aspek kesehatan dan kebugaran peserta didik juga perlu mendapat perhatian karena berkaitan dengan aktivitas mereka di lingkungan sekolah.
Melalui pemeriksaan secara berkala, sekolah berharap kondisi kesehatan siswa dapat terpantau. Apabila ditemukan gangguan kesehatan, permasalahan tersebut bisa diketahui lebih awal dan segera ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.
“Kami berharap melalui pemeriksaan ini, kondisi kesehatan anak-anak dapat terpantau dengan baik. Jika ditemukan gangguan kesehatan, bisa segera diketahui dan ditindaklanjuti. Harapannya, seluruh siswa SMA NU 05 Brangsong tumbuh menjadi generasi yang sehat, aktif, dan berprestasi,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, SMA NU 05 Brangsong bersama Puskesmas Brangsong 1 terus memperkuat kerja sama dalam membangun kesadaran kesehatan di lingkungan sekolah. Pemeriksaan kesehatan dan tes kebugaran tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap kondisi fisik peserta didik.
Sebab, generasi unggul tidak hanya membutuhkan kecerdasan, tetapi juga kesehatan dan kebugaran sebagai modal untuk meraih masa depan.
Pewarta : Zidnal
Editor : Riyadi






